Membangun Pelabuhan Lebih Murah Dibanding Bangun Jembatan

Loading

Laporan: Redaksi

Direktur Industri Maritim, Kedirgantaaran dan Alat Pertahanan, Ditjen Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi (IUBTT), Kementerian Perindustrian, Soerjono

Direktur Industri Maritim, Kedirgantaaran dan Alat Pertahanan, Ditjen Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi (IUBTT), Kementerian Perindustrian, Soerjono

JAKARTA, (TubasMedia.Com) – Selama pemerintah tidak menjadikan sektor maritim sebagai unggulan dalam pengembangan ekonomi, jangan diharap ekonomi Indonesia akan bisa membaik. Pasalnya, Indonesia adalah negara kepulauan dan bukan negara daratan. Sampai kapanpun, Indonesia tidak bisa diubah menjadi negara daratan.

Hal itu dikatakan Direktur Industri Maritim, Kedirgantaaran dan Alat Pertahanan, Ditjen Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi (IUBTT), Kementerian Perindustrian, Soerjono kepada tubasmedia.com dalam obrolan di ruang kerjanya kemarin.

‘’Ini serius, semoga kita panjang umur biar kita lihat sama-sama kelak apa bisa ekonomi Indonesia membaik jika sektor maritim diabaikan,’’ katanya.

Komentar ini diutarakan Soerjono mengingat negara Indonesia terdiri dari 70 persen lautan dan hanya 30 persen daratan. Itu artinya lanjut Soerjono, para pemangku kepentingan di republik ini seharusnya membangun ekonomi di atas kepulauan dengan cara membangun segala infrastruktur di lautan.

Soerjono tidak setuju jika untuk menghubungkan antara satu pulau dengan pulau lain, dibangun jembatan. Ini katanya langkah yang kurang pas dan seharusnya yang dibangun adalah pelabuhan, dermaga serta pengadaan kapal yang diganakan sebagai sarana transportase.

‘’Jadi alangkah tidak tepatnya jika untuk menghubungkan satu pulau dengan pulau lain harus dibangun jembatan. Kenapa bukan pelabuhan serta kapal saja yang diperbaiki dan ditambah,’’ katanya.

Dari segi pembiayaan katanya akan lebih efisien jika pelabuhan dan kapal yang dibenahi ketimbang membangun jembatan. ‘’Biayanya akan jauh lebih murah jika pelabuhan yang dibangun dan kapal ditambah,’’ jelasnya. (sabar)

CATEGORIES
TAGS

COMMENTS