Faktor Penentu Industri harus Bersinergi dengan Faktor Penjualan
![]()

JAKARTA, (tubasmedia.com)-Faktor penentu kinerja industri motor tidak lepas dari faktor penjualan sepeda motor menjelang dan selama hari raya Idul Fitri. Kedua factor itu harus bersinergi. Sebab sinergi itu menjadi penentu kinerja industri motor dengan penjualan kendaraan roda dua secara nasional.
Jika penjualan meningkat cukup tajam dibanding bulan sebelumnya, maka distribusi akan digenjot pada Agustus, sehingga target penjualan 6,7 juta unit bisa tercapai.
Namun menurut Ketua Bidang Komersial Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) Sigit Kumala, kondisi bisa sebaliknya, jika penjualan saat lebaran itu ternyata tak seperti yang diharapkan. Karena itu, penjualan di lebaran kali ini jadi penentu.
Dijelaskan Sigit, selama empat bulan pertama yakni sejak Januari hingga April, penjualan motor masih lemah. Sehingga, pabrikan yang tergabung di AISI bersepakat untuk mengurangi distribusi. “Jika penjualan menjelang lerbaran itu berhasil seperti yang diharapkan, maka kami akan menggenjot lagi distribusi pada Agustus nanti,” tandasnya.
Sigit mengaku optimistis, penjualan menjelang lebaran kali ini bakal naik dibanding bulan-bulan sebelumnya. Indikasi itu ditunjukan penjualan ritel di dua pekan pertama Juni ini yang menunjukan tren kenaikan.
Sementara, data AISI menunjukan, penjualan sepanjang Januari-Mei lalu sebanyak 2.599.448 unit. Jumlah itu turun sekitar 24,6 % dibanding penjualan periode sama tahun lalu, yang sebanyak 3.451.377 unit. (marto tobing)
