Budaya Prancis Tampil di TIM Jakarta
![]()
Laporan : Audy

Ilustrasi
JAKARTA, (Tubas) – Pusat Kebudayaan Prancis Centre Culturel Francais (CCF) Jakarta, mengundang seniman asal Prancis, yang bergabung di Compagnie a sejak Desember 2003. Wadah kreativitas seniman Compagnie a ini didirikan oleh Dorothee Saysombat (DS) bersama Nicolas Aline.
Pada Minggu (6/3/11) duta budaya asal Prancis itu tampil di teater kecil Taman Ismail Marzuki (TIM) Cikini Jakarta, memperagakan Mauvasise Graine (MG), suatu pertunjukan cerita dongeng tempo dulu dipadukan dengan atraksi badut yang diperankan DS dengan iringan musik akordeon oleh Scoot Taylor (ST).
Menurut Media Relations dari CCF, Atika Suri, pertunjukan MG merupakan inspirasi dari cerita The Ugly Dugling yakni Bebek Si Buruk Rupa. Seekor Angsa yang hidup di lingkungan keluarga Bebek, karena merasa terasingkan oleh keluarganya. Saat itulah akhirnya dia menyadari dia seekor Angsa.
Dari hasil karya Hans Christian Andersen inilah, DS merancang khusus ceritanya dengan versi modern kontemporer tentang hubungan intens dan berharga dikaitkan dengan publik yang mengkisahkan bahwa masalah imigrasi sudah mendunia. Para imigran senantiasa diasingkan sehingga tidak ada harapan. Namun mereka harus berjuang untuk hidup.
Atika Suri mengatakan, CCF juga akan menyelenggarakan konser La Caravane Passe untuk penampilan perdata di Indonesia dalam rangka peluncuran album ketiga berjudul Ahora in da Futur yang memainkan lagu-lagu Prancis, musik gipsy, rap dunia, ska balka dan rock elektronik. ***
