Koordinator AMPB Bertanya Apa Kesalahannya Sehingga Rekening Diblokir Bank Mandiri
![]()
JAKARTA, (tubasmedia.com) – Koordinator AMPB Teguh Istianto mengatakan massa akan menggelar aksi di depan Gedung DPR/MPR RI dengan membawa dua tuntutan utama, yakni pengesahan RUU Perampasan Aset dan penerapan hukuman mati bagi koruptor.
Warga Pati dijadwalkan mulai berdatangan ke Jakarta pada 26 Agustus 2026. Sebagian massa bahkan telah tiba lebih dahulu dan sementara beristirahat di sejumlah rumah aman.
Jangan Asal Blokir Milik Orang !
Persiapan aksi AMPB sempat terganggu setelah rekening donasi atas nama Supriyono alias Botok dilaporkan tidak dapat digunakan. Rekening tersebut disebut menampung dana sekitar Rp80 juta yang dikumpulkan dari masyarakat untuk kebutuhan aksi.
Teguh mempertanyakan alasan pemblokiran rekening tersebut karena dana yang terkumpul digunakan untuk mendukung kebutuhan massa selama berada di Jakarta.
“Ini kami itu salah apa? Umumkan dong kesalahan kami. Jangan asal blokir milik orang,” kata Teguh saat dihubungi, Minggu (23/8/2026).
Menurut Teguh, pemblokiran tersebut membuat AMPB kesulitan menggunakan dana yang sebelumnya telah dikumpulkan untuk persiapan aksi.
Ia mengaku memperoleh informasi dari media sosial mengenai adanya pihak tertentu yang meminta rekening tersebut diblokir. Namun, Teguh mengatakan belum mengetahui secara pasti alasan tindakan tersebut.
Sembari menunggu kejelasan, AMPB telah membagikan informasi mengenai rekening lain yang dapat digunakan masyarakat untuk memberikan donasi.
Meski menghadapi persoalan tersebut, Teguh memastikan aksi AMPB pada 27 Agustus tetap berjalan.
“Sangat mengganggu. Tolong carikan keadilan supaya tetap bisa dipakai,” tuturnya.(sabar)

