BPS Mencatat Lahan Padi Bukan Sawah Semakin Meningkat
![]()

SEMARANG. (tubasmedeia.com) – Badan Pusat Statistik (BSP) Semarang mencatat luas lahan padi bukan sawah di Jawa tengah saat ini mencapai 83.639 hektare (Ha). Artinya, luas areal tanaman padi (ladang yang bukan sawah) di Jawa Tengah pada tahun 2015 ini semakin meningkat dibandingkan tahun 2014.
Menurut data BSP, jika tahun 2014 luas lahan padi bukan sawah sebesar 80.207 Ha, untuk tahun ini menjadi 83.638 Ha. Sumber BSP mengungkapkan, daerah dengan areal tanaman padi bukan sawah terluas selama periode Januari-Desember 2014 yaitu Kabupaten Wonogiri dengan luas 17.735 Ha, diikuti Kabupaten Kebumen 6.231 Ha.
Sedangkan pada tahun ini, meski mengalami sedikit penurunan luas lahan, Kabupaten Wonogiri masih menjadi daerah dengan areal tanaman padi bukan sawah terluas yaitu 17.536 Ha. Selanjutnya, Kabupaten Kebumen juga masih menjadi daerah kedua dengan lahan padi ladang 7.860, diikuti Kabupaten Blora 7.796 Ha.
Sementara itu, untuk luas areal tanaman padi sawah pada tahun ini justru mengalami penurunan jika dibandingkan dengan tahun lalu. Jika tahun lalu luas lahan padi sawah mencapai 1.765.240 Ha, maka pada tahun ini turun menjadi 1.717.281 Ha. Dilihat dari luasan lahan padi sawah di setiap daerah, Kabupaten Cilacap menjadi yang terluas yaitu mencapai 124.033 Ha dan diikuti Kabupaten Grobogan 107.558 Ha.
Pada tahun lalu, meski mengalami penurunan luas budi daya, Kabupaten Cilacap juga masih menjadi daerah dengan lahan padi sawah terluas yaitu mencapai 126.707 Ha. Sedangkan Kabupaten Grobogan justru mengalami kenaikan luasan lahan yaitu mencapai 109.498 Ha.
Mengenai produktivitas tahun 2015 hingga saat ini BPS belum bisa melakukan pendataan mengingat panen masih berlangsung. Berdasarkan data terakhir, produksi padi di Jateng tahun 2014 mengalami penurunan paling besar dibandingkan dengan provinsi lain. Untuk penurunannya sendiri mencapai 6,73 persen. (ril/marto)
