Banjir Jakarta Hentikan Aliran Komoditas Priangan
![]()
Laporan: Redaksi

Ilustrasi
TASIKMALAYA, (TubasMedia.Com) – Banjir yang melanda Jakarta belum lama ini berdampak negatif bagi pengusaha di wilayah Priangan Timur, Jawa Barat. Pasalnya, pengusaha di wilayah Tasikmalatya, Garut, Ciamis dan Semedang, mengalami kerugian miliaran rupiah akibat terhentinya pasokan sejumlah komoditas dari wilayah Priangan ke Jakarta.
Ketua Koperasi Gabungan Pengusaha Bordir Tasikmalaya (Gapebta), Asep Ridwan kepada tubasmedia.com mengatakan, para pengusaha bordir dan kerajinan asal Tasikmalaya yang paling terkena dampak banjir di Jakarta. Selain itu juga pengusaha jasa angkutan, pengusaha poultry shop atau peternak ayam dari Tasikmalaya, Ciamis, Jawa Barat ikut terkena imbas banjir di Jakarta.
Bagi pengusaha dan penjual aneka bordir asal Tasikmalaya meraskan kerugian akibat tidak bisa berjualan selama banjir menyergap Jakarta. “Pasar bordir dadakan di Pasar Tanah Abang Jakarta tidak ada satu pun pedagang yang berjualan. Sebagai akibatnya, pengusaha bordir mengalami kerugian miliaran rupiah.
Di lantai 5 Blok F Pasar Tanah Abang terdapat sekitar seratus pemilik kios bordir dari Tasikmalaya, Bandung, dan Jakarta, juga pedagang batik dari Solo. Terdapat dua alternatif tempat resmi berjualan bordir, yaitu di Pasar Tanah Abang, dan Thamrin City dengan cara menggunakan hak milik kios dan hak guna pakai. Tak hanya pengusaha bordir dari Tasikmalaya, peternak ayam di wilayah Ciamis dan sekitarnya pun sangat terpukul oleh banjir di Jakarta.
Ketua Persatuan Peternak Ayam Nasional Ciamis, Herry Dermawan mengatakan, dalam sehari biasanya pengusaha ayam di Ciamis memasok sekitar 200 truk dengan isi 2.000 ekor ayam per truk.” Setiap hari pengusaha ayam dari Ciamis memasok 400.000 ekor ayam ke Jakarta. Semuanya terhenti karena banjir” katanya. (hakri/dadang)
