Industri Hasil Tembakau Kontributor Besar Pendapatan Negara
![]()
Kementerian Perindustrian sedang menyusun roadmap produksi industri hasil tembakau 2015-2019 agar dapat diketahui perkiraan perkembangan produksi rokok dalam 5 tahun ke depan. “Semoga roadmap ini dapat menjadi referensi bagi kementerian terkait lainnya untuk menyusun rodamap produksi tembakau dan cengkeh bagi Kementerian Pertanian, roadmap cukai bagi Kementerian Keuangan dan roadmap kesehatan masyarakat bagi Kementerian Kesehatan,” tegas Menperin.
Menperin menegaskan Industri pulp dan kertas merupakan salah satu industri andalan nasional karena didukung oleh ketersedian bahan baku yang mencukupi dan sumberdaya manusia yang terampil. Saat ini, kapasitas terpasang industri pulp dan kertas yang kita miliki masing- masing sebesar 7,9 juta ton/tahun pulp dan 12,9 juta ton/tahun kertas.
Sedangkan realisasi produksi industri pulp dan kertas masing- masing sebesar 6,2 juta ton pulp dan 10,9 juta ton kertas. Tahun 2013 kedua industri ini memberikan sumbangan ekspor masing – masing sebesar 3,7 juta ton pulp dengan nilai sebesar US$ 1,8 juta dan 4,1 juta ton kertas dengan nilai sebesar US $ 3,7 juta.
Indonesia merupakan salah satu produsen pulp dan kertas terkemuka di dunia dalam hal ini peringkat ke- 9 untuk industri pulp dan peringkat ke- 6 untuk industri kertas, sementara itu di tingkat Asia Indonesia menempati peringkat ke 3 untuk industri pulp dan kertas dan peringkat pertama di negara-negara ASEAN. Ke depan, industri pulp dan kertas memiliki peluang yang sangat potensial mengingat kebutuhan kertas dunia diperkirakan tumbuh rata-rata sebesar 2,1% per tahun, dimana saat ini kebutuhan kertas dunia sebesar 394 juta ton dan diperkirakan akan meningkat menjadi 490 juta ton pada tahun 2020. (edi)
