Bupati Bandung Barat: Tak Mudah Tingkatkan Kesejahteraan
![]()
Laporan : Redaksi

ilustrasi
PADALARANG, (TubasMedia.Com) – Bupati Bandung Barat Abubakar menegaskan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat bukan pekerjaan mudah. Menurutnya, terdapat berbagai permasalahan yang sangat kompleks dalam kehidupan masyarakat. Sehingga harus ada kajian lebih jauh untuk mengetahui sumber permasalahan dengan melibatkan seluruh stakeholders dan elemen masyarakat.
“Banyak hal yang dapat ditimbulkan dari masalah kemiskinan, sehingga harus ada koordinasi dan komunikasi yang terjalin baik dari seluruh stakeholders dan elemen masyarakat. Dengan demikian, bisa diketahui sumber permasalahan serta solusi yang harus dilaksanakan, untuk meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat dalam rangka mengurangi angka kemiskinan di Bandung Barat,” kata Abubakar ketika membuka Workshop Koordinasi Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan Generasi Tingkat Kabupaten Bandung Barat di Aula Lembaga Peningkatan Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Barat di Padalarang, baru-baru ini.
Abubakar mengatakan, salah satu aspek paling dominan akibat kemiskinan adalah rendahnya tingkat kesehatan masyarakat. Banyak yang tidak memeriksakan kesehatannya ke puskesmas atau rumah sakit karena takut dengan biaya kesehatan yang harus dibayarkan, meski sudah dijamin melalui kartu Jamkesda.
Padahal, menurutnya, masyarakat miskin tidak perlu takut. Sebab, kartu Jamkesda yang dimiliki masyarakat miskin merupakan jaminan bagi mereka untuk mendapat pelayanan kesehatan yang layak. Dan jika kuota Jamkesda yang dimilikinya tidak mencukupi, maka masyarakat jangan ragu untuk menyampaikannya kepada dinas terkait untuk mendapatkan solusinya.
“Pada masa kepemimpinan yang kedua nanti, saya akan meluruskan berbagai program untuk menutupi berbagai kekurangan yang dimiliki. Karena pada dasarnya, Visi Cermat Jilid 2 merupakan revisi dan perbaikan sistem dari Cermat Jilid 1. Jadi, masyarakat diharapkan bisa bersabar mengingat seluruh perbaikan yang akan dilaksanakan masih membutuhkan proses,” ungkapnya. (binus)
