Kecelakaan Lalu Lintas Menjadi Risiko Selama Lebaran

Loading

Laporan: Redaksi

Ilustrasi

KEBUMEN, (TubasMedia.Com) – Mudik pada saat Lebaran sudah merupakan tradisi yang begitu melekat pada umat muslim di Indonesia. Mereka (pemudik) rela melakukan perjalanan panjang dari kota-kota besar yang ada di Indonesia menuju kampung halamannya masing-masing. Perjalanan tersebut ditempuh dengan mamakan waktu 1 s/d 2 hari, bahkan lebih, dengan sangat melelahkan dan segala risiko yang mungkin terjadi selama perjalanan.

Banyaknya jumlah pemudik, membuat volume kendaraan di jalan raya pun menjadi padat dan hal ini menimbulkan berbagai problema. Problema terbesar adalah meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas, terutama menjelang hari H dan beberapa hari setelah Lebaran, yakni pada arus balik. Volume kendaraan tidak sebanding dengan luas dan panjang jalan.

Sempitnya waktu libur para karyawan dan pekerja, secara tidak langsung juga menjadi penyebab meningkatnya angka kecelakaan. Secara psikologis dengan waktu libur yang sempit, para pemudik harus memacu kendaraannya dengan cepat untuk mempersingkat waktu perjalanan. Mereka hanya memiliki sisa waktu yang sedikit untuk bersilaturahmi dengan orang tua dan sanak saudaranya.

Sehingga, dengan cara-cara yang tergesa-gesa mengendarai kendaraan seperti ini, apalagi di saat volume kendaraan cukup padat, sangat membahayakan keselamatan para pengendara.Rasa lelah yang teramat sangat ditambah rasa ngantuk, juga sebagai salah satu faktor penyebab kecelakaan, karena pada saat seperti ini konsentrasi si pengendara menjadi berkurang. (christ/pai)

CATEGORIES
TAGS

COMMENTS