Perajin Kue Tepung Ganyong Kesulitan Bahan Baku

Loading

Laporan : Redaksi

Ilustrasi

Ilustrasi

CIAMIS, (Tubas) – Ganyong, ubi jalar yang banyak dihasilkan oleh wilayah Kabupaten Ciamis, Jabar, kini bisa diolah menjadi tepung pengganti terigu dan dijadikan campuran bahan baku untuk membuat berbagai jenis makanan dan kue.

Hj. Detin KH Insani, pengusaha home industry kue “Tiga Dara” di Kecamatan Sukadana Ciamis mengaku bahan baku produksi kue yang diolahnya menggunakan campuran tepung ganyong. Produk yang dihasilkan beraneka macam mulai dari kue sistik, bolu kukus sanpai black forest.

Hobi membuat kue sudah muncul sejak Hj. Detin masih remaja. Namun memakai bahan baku tepung ganyong dimulai sejak 2009, saat pertama kali tepung ganyong dikenalkan oleh suaminya H. Erwin Hermawan yang saat itu menjadi sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Ciamis.

Hj. Destin mengaku tidak perlu lama beradaptasi dengan bahan baku baru tepung ganyong dalam membuat kue.Bersama suaminya dia gencar mensosialisasikan penggunaan tepung ganyong kepada masyarakat di berbagai daerah di wilayah Kabupaten Ciamis, terutama kepada ibu-ibu PKK. ”Tepung ganyong bisa digunakan untuk bahan kue dan aman untuk dikonsumsi” katanya.

Meski ketahanan kue yang terbuat dari tepung ganyong hanya 2 bulan, tidak seperti kue yang terbuat dari tepung terigu namun rasa dan kualitasnya lebih dari bahan yang terbuat dari tepung terigu. Produk Tri Dara Mulya Kecamatan Sukadana Ciamis itu baru dipasarkan di terbatas di daerah sekitar Ciamis, tapi pada tahun 2010 pernah dijadikan ikon Kabupaten Ciamis pada pameran HKPS di Lombok. (zie)

CATEGORIES
TAGS