Pekerja Foxconn Indonesia Diberikan Sistem Kerja yang Baik
![]()
Laporan: Redaksi

USAI HALAL BIHALAL - Menteri Perindustrian Mohamad S Hidayat berfoto bersama dengan para Pejabat Eselon I dan staf khusus Menteri beserta istri seusai acara halal bihalal dengan para pegawai di lingkungan Kementrian Perindustrian, Jakarta 27 Agustus 2012 (tubasmedia.com/sabar hutasoit)
JAKARTA, (TubasMedia.Com) – Kementerian Perindustrian menjamin fenomena bunuh diri tenaga kerja Foxconn Technology Group di China tidak akan terjadi di pabrik Foxconn di Indonesia.
Menteri Perindustrian MS Hidayat menegaskan, nantinya para tenaga kerja yang akan bekerja di pabrik Foxconn di Indonesia akan diberikan sistem kerja yang layak.
“Saya belum baca berita itu tapi, rasanya kalau di Indonesia termasuk persyaratan dengan kondisi perburuhan bakal proper (layak),” ungkap Hidayat kepada wartawan usai halal bihalal dengan seluruh karyawan kementerian yang dipimpinnya, di Kantor Kementerian Perindustrian, Senin (27/8/12).
Di tempat yang sama, hal senada diungkapkan Dirjen Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian, Budi Darmadi. Ia mengatakan, setiap negara memiliki sitem kerja yang berbeda-beda. Sehingga dia meyakini, hal itu tidak akan terjadi di parbik Foxconn di Indonesia.
“Kita punya sistem tenaga kerja sendiri disini. Beda negara, beda aturan. Kita punya aturan main sendiri dimana si pekerja dan si pemberi kerja itu sama-sama fit (saling mencukupi),” kata Budi.
Seperti diketahui Foxconn, pabrik pembuat kompoenen iPhone dari Apple di China menyelidiki kematian ke-14 dari karyawannya. Ke-14 karyawan itu bunuh diri sepanjang setahun terakhir.
Ke-14 orang yang meninggal karena bunuh diri itu semuanya tewas setelah jatuh dari bangunan tinggi seperti asrama atau apartemen. Pihak Foxconn mengaku telah bekerjasama dengan polisi setempat untuk menyelidiki kematian para karyawan pembuat iPhone.
Kematian tersebut membuat Cina disorot. Kasus Foxconn dianggap sebagai wakil dari buruknya keselamatan kerja di Negeri Tirai Bambu itu. Mei lalu, kantor pusat Foxconn di Hong Kong digoyang protes. Sejumlah aktivis mengkritik budaya kerja di Foxconn yang mirip gaya militer. Di pabrik Foxconn saat ini ada 300 ribu karyawan di pabrik Longhua.
Foxconn sendiri akan membuat pabrik pembuat komponen elektronik di Cikande, Banten pada akhir tahun ini. Diperkirakan, pabrik ini akan menyerap sebanyak 1 juta tenaga kerja. (sabar)
