Industri TPT Bukan Sunset Industry

Loading

Laporan: Redaksi

Benny Soetrisno

Benny Soetrisno

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Presdir APAC Inti Corpora, Benny Soetrisno membantah tuduhan kalangan perbankan yang menyebutkan kalau industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional masuk kategori sunset industry.

‘’Itu kesimpulan sesat. Industri TPT adalah salah satu sektor industri yang sangat menjanjikan, dimana pasar dunia masih terbuka lebar untuk kita rebut,’’ kata Benny dalam obrolan dengan tubasmedia.com di Jakarta, kemarin.

Benny mengakui kalau hingga saat ini, produk TPT nasional masih tergolong kecil yang masuk ka pasar dunia, masih di bawah dua persen. Namun itu tidak bisa ukuran menjadikan TPT sunset industry. Mau bukti? Lihat tuh di Pasar Tanah Abang, seluruh bank yang ada di dunia ini buka cabang di Pasar Tanah Abang.

‘’Kalau perputaran uang di sektor perdagangan tekstil dan garmen kecil, tidak mungkin seluruh bank buka cabang di Tanah Abang,’’ kata Benny yang juga Staf Khusus Menteri Perindustrian ini.

Sementara itu, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia pernah menilai, ancaman deindustrialisasi semakin jelas karena banyaknya perusahaan yang dianggap bagian dari kelompok sunset industry menjadi terpaksa gulung tikar akibat kombinasi faktor eksternal dan internal.

Definisi sunset industry, dijelaskannya, dicirikan dengan pangsa pasar subsektor industri tersebut yang lebih kecil daripada rata-rata seluruh industri dan memiliki pertumbuhan di bawah rata-rata industri.

Oleh karena itu, Benny mengatakan agar kesimpulan kalangan perbankan yang sangat menyesatkan itu harus ditinjau ulang sehingga para pelaku bisnis TPT semakin bergairah untuk bisa memperluas jangkauan pasar di pasar dunia. (ender/sabar)

CATEGORIES
TAGS