Driver Go-Jek Kehilangan Pelanggan

Loading

images

JAKARTA, (tubasmedia.com) – PT Go-Jek Indonesia telah memberlakukan tarif baru per 29 Desember 2015. Tarif tersebut menimbulkan dampak kurang baik bagi internal ojek online milik Nadiem Makarim.

Pasalnya, dengan tarif baru, pelanggan Go-Ride pun mulai berkurang, lantaran tarif yang cukup mahal dari tarif sebelumnya. Hal ini pun menjadi keluhan para driver Go-Jek, karena mereka kesulitan mendapatkan pelanggan, lantaran konsumen mulai beralih menggunakan angkutan umum atau bahkan ojek online lain yang tarifnya lebih murah.

Salah satu driver Go-Jek, yang tak mau disebutkan namanya, mengatakan kesulitan mendapatkan pelanggan membuat dirinya diajak pindah menjadi driver Grab Bike. Alasan diajak pindah, karena driver Grab Bike mengetahui kesulitan yang dihadapi para driver Go-Jek saat ini.

“Sudah ada beberapa teman pindah. Banyaknya kurang tahu saya. Kebanyakan teman-teman Grab Bike narik-narikin kita buat masuk Grab Bike,” ujarnya, Minggu (10/1).

Menurutnya, tarif baru Go-Jek saat ini membuat masalah baru bagi Go-Jek khususnya para driver Go-Jek yang sulit mendapatkan penghasilan. “Ini membuat Go-Jek semakin semrawut saja,” tambahnya.

Sebagai informasi, tarif baru Go-Jek, tarif Rp12.000 untuk jarak perjalanan 1-10 kilometer. Tarif Rp15.000 untuk jarak perjalanan 10-15 kilometer dan tarif Rp2.000 per kilometer untuk perjalanan di atas 15 kilometer. (sabar)

CATEGORIES
TAGS