Chusnul; PSI Mulai Kritik Prabowo, yang Kerja Hasilkan Efek Panjang Bagi Masyarakat, yang Omon-omon, Hasilkan Masalah yang Berkepanjangan

Loading

 

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Pegiat media sosial, Chusnul Chotimah merespons video yang diunggah kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI, Dedy Nur Palakka, yang memperlihatkan aktivitas Jokowi saat turun lapangan ketika masih menjabat sebagai presiden.

Video yang diunggah itu dilengkapi dengan narasi yang menyebutkan perbedaan antara orang yang bekerja dengan yang sekadar omon-omon.

Narasi itu kemudian disimpulkan Chusnul Chotimah sebagai bentuk kritikan kader PSI terhadap Presiden Prabowo Subianto. Pasalnya, publik selama ini tahu bahwa istilah omon-omon selalu disematkan kepada Prabowo Subianto.

“Mulai seru ini kader PSI mulai menyerang ketum @Gerindra presiden Prabowo @bang_dasco @fadlizon, OMON-OMON.šŸ¤­šŸ˜‚,” kata Chusnul Chotimah.

Sebelumnya, Dedy Nur Palakka menggunggah video yang memperlihatkan Jokowi melakukan kunjungan lapangan untuk meninjau program yang dijalankannya, seperti melakukan tinjauan terhadap pembangunan infrastruktur Sirkuit Internasional Mandalika.

Dalam unggahannya itu, dia menyertakan narasi yang dinilai sebagai bentuk kritik terhadap Presiden Prabowo Subianto, yang oleh sebagian masyarakat sebagai presiden omon-omon.

“Inilah perbedaan yang kerja dan yang omon-omon,” kata Dedy Nur Palakka.

Lebih jauh dia menyebutkan bahwa pejabat yang tulus bekerja akan memberikan efek sosial yang bisa dirasakan oleh masyarakat secara berkelanjutan.

“Yang kerja menghasilkan efek jangka panjang bagi rakyat,” tandas Dedy Nur Palakka.

Sebaliknya, Dedy Nur Palakka juga menjelaskan bagaimana dampak sosial yang bisa dirasakan berkepanjangan oleh masyarakat jika pejabatnya hanya banyak omon-omon, bukan turun dan bekerja untuk masyarakat.

“Yang omon-omon hanya menghasilkan masalah berkepanjangan,” tandas Dedy Nur Palakka. (sabar)

 

CATEGORIES
TAGS

COMMENTS