Presdir PT. Astra International Blusukan ke Sentra UMKM
![]()

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Presiden Direktur (Presdir) PT Astra International, Prijono Sugiarto Rabu kemarin (3/6/15) blusukan ke sejumlah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mitra binaan Astra Mitra Ventura (AMV) sebagai Perusahaan Pasangan Usaha (PPU).
Dalam blusukannya kali ini, Prijono merapat langsung ke lokasi domisisli ke empat PPU tersebut yakni PT Galih Ayom Premasti dan PT Aristo Satria Mandiri Indonesia yang berlokasi di Tambun Bekasi kemudian ke PT Eran Tekniktama di Cileungsi dan berakhir ke PT Sempana Jaya Agung di Depok.
Dari kunjungan ke PPU tersebut diperoleh informasi yang sangat menarik, bagaimana sebuah rumah produksi kelas UMKM mampu berkontribusi dalam industri raksasa kendaraan sepeda motor dan mobil.
Selain menyuplai suku cadang untuk grup Astra, ke empat PPU tersebut juga melayani pasar non Astra dengan omzet hingga puluhan miliar rupiah per tahun.
PPU pertama yang dikunjungi adalah PT Galih Ayom Pramesti (GAP) yang didirikan tahun 1992 oleh Ignatius Sumardi, menghasilkan sejumlah suku cadang salah satunya adalah piston silinder untuk Agya dan Ayla, dua produk mobil murah alias LCGC besutan Grup Astra.
“Kami memproduksi Piston Cylinder dan Shaft Release untuk LCGC. Kami juga melakukan produksi untuk kendaraan lain yang Astra dan Non Astra,” jelas Sumardi, pemilik sekaligus Dirut GAP di pabriknya di Tambun, Bekasi, Jawa Barat, menanggapi pers.
Dari sisi kinerja perusahaan ini cukup positif sehingga patut diberi bantuan permodalan sebesar Rp 5,4 miliar oleh AMV. Faktanya perusahaan telah berhasil mengembalikan bantuan permodalan tersebut dan saat ini hanya tinggal tersisa Rp 1,8 miliar.
Dari bantuan permodalan tersebut, perusahaan ini bisa memiliki aset senilai Rp 8,7 miliar berupa mesin dan peralatan dan telah mempekerjakan 46 orang tenaga produksi dan 13 orang tenaga administrasi. (marto tobing)
