Kemenperin Akselerasi Modernisasi Industri Agro melalui Program Restrukturisasi Mesin

Loading

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus berkomitmen meningkatkan produktivitas, efisiensi dan daya saing sektor industri agro, khususnya hasil hutan dan perkebunan, melalui Program Restrukturisasi Mesin dan/atau Peralatan Sektor Industri Agro Tahun Anggaran (TA) 2026.

Program ini disosialisasikan oleh Direktorat Industri Hasil Hutan dan Perkebunan (IHHP), Direktorat Jenderal Industri Agro, kepada para pelaku industri di Bogor beberapa waktu lalu.

Sosialisasi tersebut membahas tata cara dan mekanisme program, tata cara pendaftaran melalui Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas), pemanfaatan mesin dan peralatan produksi dalam negeri, penerapan prinsip industri hijau, kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), serta tahapan verifikasi hingga pencairan bantuan reimbursement.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan, restrukturisasi mesin dan peralatan merupakan instrumen strategis pemerintah untuk memperkuat fondasi industri nasional. Langkah ini diharapkan tidak hanya mendongkrak kapasitas produksi, tetapi juga memperkokoh ekosistem industri dari hilir ke hulu.

“Restrukturisasi mesin dan peralatan menjadi salah satu instrumen utama untuk mengakselerasi peningkatan produktivitas, efisiensi, kapasitas, serta daya saing industri. Modernisasi peralatan produksi juga perlu diarahkan untuk memperkuat struktur industri nasional, meningkatkan nilai tambah, dan membangun ekosistem yang semakin tangguh,” ujar Menperin di Jakarta (21/9).

Menanggapi arahan tersebut, Plt. Direktur Jenderal Industri Agro Putu Juli Ardika menyoroti pentingnya modernisasi teknologi dan diversifikasi produk, khususnya pada sektor hasil hutan dan perkebunan.

Menurutnya, pembaruan fasilitas produksi menjadi kunci utama agar pelaku industri mampu menjaga keberlanjutan proses bisnisnya di tengah persaingan pasar.

Sejalan dengan hal itu, Plt. Direktur Industri Hasil Hutan dan Perkebunan, R.R. Citra Rapati, menambahkan bahwa program ini dirancang untuk memotivasi sektor industri dalam mengadopsi teknologi modern.

“Melalui Program Restrukturisasi Mesin dan/atau Peralatan, kami ingin memacu industri hasil hutan dan perkebunan agar melakukan pembaruan teknologi. Dengan demikian, proses produksi menjadi lebih efisien, kapasitas dan produktivitas meningkat, serta kualitas produk semakin baik sehingga menghasilkan nilai tambah yang jauh lebih tinggi,” jelas Citra. (sabar)

CATEGORIES
TAGS

COMMENTS