IHSG Masih Galau
![]()

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Head of Research Woori Korindo Securities Indonesia (WKSI), Reza Priyambada memaparkan, masih maraknya aksi jual membuat laju IHSG terlihat tertahan meskipun dapat bertahan positif. Penguatan yang terjadi belum terlihat terlalu signifikan seiring masih minimnya sentimen.
Belum lagi laju Rupiah yang masih betah di zona merah dan asing yang juga masih belum beranjak dari aksi jualnya turut menahan penguatan IHSG. Hingga penutupan kemarin (Selasa, 20/1) asing secara total YTD telah jualan sebanyak Rp 1,84 triliun.
“Laju IHSG pun, dapat bergerak sesuai skenario kami dimana, melihat dari pembentukan pola seharusnya mengindikasikan adanya potensi kenaikan kembali namun, belum cukup kuatnya sentimen yang ada dapat membuat laju IHSG kembali variatif yang disertai pelemahan sesaat kembali. Diharapkan kondisi global tidak terlalu negatif sehingga dapat memberikan sentimen penguatan pada IHSG,” tutur Reza, Rabu (21/1/15).
Berita baiknya, lanjut Reza, masih adanya perlawanan beli terhadap beberapa saham-saham pertambangan yang memiliki kapitalisasi pasar cukup besar dan masuk dalam top gainer yang juga disertai dengan penguatan saham-saham perdagangan mampu mempertahankan laju IHSG di zona hijaunya.
Begitupun dengan positifnya laju bursa saham Asia turut mendukung penguatan IHSG. Adapun transaksi asing tercatat nett sell (dari net sell Rp 705,79 miliar menjadi net sell Rp 337,63 miliar).
Pada perdagangan Rabu (21/1/15) IHSG diperkirakan akan berada pada rentang support 5118-5145 dan resisten 5172-5186. Laju IHSG hampir mendekati area target resisten (5168-5186) dan juga sempat berada di bawah area target support (5128-5147).
“Laju penguatan IHSG yang terlihat masih galau untuk bergerak naik memberikan posisi yang cukup rentan jika terjadi pembalikan arah turun. Akan tetapi, kami berharap masih ada peluang bagi IHSG untuk melanjutkan penguatan dengan asumsi didukung oleh laju bursa saham global yang dapat bergerak di zona hijau,” ujar Reza.
Pertimbangan saham-saham antara lain :
INTP 21750-22525|Hammer di area LBB. Volume beli mencoba meningkat. William’s %R bergerak naik|Akumulasi beli jika mampu bertahan di atas 22300.
PTBA 10075-11000|Hammer di area LBB. Parabollic SAR mulai tertahan penurunannya diiringi peningkatan stochastic|Bottom fishing, akumulasi beli jika bertahan di atas 10700.
INCO 3395-3625|White marubozu dekati MBB. Volume beli masih meningkat. Target resisten 3420 terlampaui diikuti peningkatan RSI|Akumulasi beli selama bertahan di atas 3480.
BJTM 495-530|Spinning di bawah upper Bollinger band (UBB ). William’s %R bergerak naik diiringi peningkatan MACD|Trd buy slm bertahan di atas 505.
BMTR 1860-1985|Shooting star dekati UBB. Target resisten 1900 terlampaui diikuti kenaikan parabolic SAR|Trd buy slm bertahan di atas 1890.
SCMA 3295-3500|White marubozu lewati middle Bollinger band (MBB ). MACD mencoba golden cross diiringi peningkatan momentum|Trd buy slm bertahan di atas 3425. (angga)
