Hampir Happy Ending, Buyar Kembali…?
![]()
Laporan: Redaksi

Fahri Hamzah
JAKARTA, (TubasMedia.Com) – Mega Skandal kasus Bank Century menggeliat lagi. Kasus yang sudah cukup banyak memakan korban, satu diantaranya anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Misbachun yang juga inisiator hak angket Bank Century. Politisi PKS itu telah “dikirim” masuk ke dalam sel penjara oleh staf ahli Presiden Susilo Bambang Yudhoyonoi (SNY) bidang bencana alam, Andi Arif.
Ibarat “mayat” yang bangkit dari kuburnya, skandal Bank Century bakal memanas kembali pada tahun 2012 sekarang ini. Politisi PKS Fahri Hamzah ketika ditemui Tubas di ruang kerjanya, belum lama ini, menjamin kasus skandal Bank Century ini akan semakain terang benderang. “Kita harus mendudukkan semuanya dalam koridor hukum yang ada,” pinta Fahri Hamzah
Menurut Fahri semua pihak berharap DPR bisa menguak kembali skandal kasus Bank Century sehingga menjadi terang benderang. “Anda tahu kenapa hasil proses saknadal Bank Century di DPR jadi mandek ? ” ujarnya bertanya.
Semuanya perlu dibuka kembali. Agenda yang akan dilakukan pria yang selalu berpenampilan rapih ini mempertemukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK). “Diharapakan kedua lembaga itu bisa kooperatif mengurai data dan fakta skandal kasus Bank Century,” pinta Fahri.
Menurut politisi PKS kelahiran Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) itu sudah digelar rapat terbatas (kecil) untuk mempersiapkan pertemuan antara BPK – KPK. Step by step semua harus lebih terarah. Yang pasti masyarakat sudah sangat jengah dengan kondisi gelap gulita skandal kasus Bank Century itu.
Sesungguhnya, tambah Fahri, skandal kasus Bank Century sudah hampir mencapai happy ending saat DPR berhasil mengorek kesaksian hampir semua yang bersentuhan dengan kasus itu. Mulai dari komisaris, direksi, nasabah yang tersebar di seluruh Indonesia, pejabat penting termasuk Wakil Presiden Boediono. Namun sayang ketika tinggal “sentuhan akhir” semua buyar kembali dan tak jelas ke mana arahnya. “Skandal Century hilang bak ditelan bumi,” sesalnya
Apakah perlu Densus 6,7 T (triliun) seperti Densus 99 Bom Bali dibentuk? “ Ha ha ha… Skandal Century ini yang membuat geram rakyat adalah begitu mudahnya dana talangan (baill out) sebesar Rp 6,7 triliun digelontorkan. Lantas kemana aliran dana Rp 6,7 triliun itu ? Kalau ke orang, siapa saja yang dapat. Kalau ke partai, sebutkan partai mana yang mengantonginya?” pinta Fahri.
Sebagai anggota Tim Pengawas (TimWas) skandal Namk Century, pria kelahiran 10 Nopember 1971 ini bertekad kuat dan bulat akan menelusuri aliran dana Century secara tuntas dan terang benderang. Masyarakat banyak ingin tahu, termasuk ingin tahu bagaimana hubungan nasabah Bank Century, Budi Sampurna terkait dana penerbitan media massa yang berafiliasi dengan partai politik penguasa sekarang ini. (rudi kosasih)
