Bupati Dosmar: Yang Peru Diperbaiki Bukan Keindahan Bangunan ,Tapi Mutu Pelayanan Kepada Para Tamu

Loading

Bupati Humbahas, Dosmar Banjarnahor (kiri), Sekdakab Humbahas, Tony Silaban (tengah) dan Danramil Lintongnihuta, Kapten AZM Siregar sedang memantau LTFW

SIPINSUR, (tubasmedia.com) – Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas), Dosmar Banjarnahor mengingatkan seluruh pengusaha homestay di wilayah yang dipimpinnya agar memberi pelayanan yang baik kepada seluruh tamu, khususnya yang menginap di tempat penginapan tersebut.

“Ya, jika para tamu yang menginap di homestay itu dibuat nyaman dan senang, pasti ada keinginan mereka untuk berkunjung kembali,” katanya kepada tubasmedia.com kemarin.

Sebelumnya kepada Dosmar diutarakan permintaan beberapa pengelola homestay yang berada di Kecamatan Paranginan untuk menambah jumlah homestay dan memperbaiki tampilannya agar  lebih menarik.

Kata Dosmar, yang paling penting diperbaiki adalah mutu pelayanan dan bukan jumlah homestay atau penampilan bangunan. Pasalnya, tidak ada artinya penampilan bangunan dipercantik jika mutu pelayanan masih tetap bobrok, sama saja itu bohong.

Bupati Dosmar menyebut bahwa dirinya bukan tidak setuju dengan perbaikan penampilan secara bangunan. ‘’Boleh-boleh saja tampilan bangunan dipercantik, tapi sekali lagi saya katakan yang paling penting diperbaiki adalah mutu pelayanan. Sekali lagi saya tegaskan, tingkatkan mutu pelayanan, maka tamu homestay akan terus membanjir,’’ kata Dosmar.

Untuk diketahui, jumlah tamu homestay di wilayah Kecamatan Paranginan saat ini mengalami peningkatan seiring dengan  berlangsungnya pagelaran Lake Toba Fashion Week (LTFW) Agriculture Geoside Sipinsur, Kecamatan Paranginan, Kabupaten Humbahas. Pagelaran itu membawa rejeki bagi penduduk sekitar, khususnya  bagi pemilik homstay.

Pasalnya, dari sekian banyak hunian homestay di daerah itu beberapa hari terakhir ini, sebagai dampak positif dari perhelatan LTFW mengalami lonjakan hunian yang signifikan. Saking ramainya tamu,  rumah warga juga banyak berobah jadi rumah penginapan.

Goodmen Siregar didampingi Aprilla Siregar kepada tubasmedia.com Sabtu 7/10/23 mengatakan, seluruh homestay di Desa Pearung, Kecamatan Paranginan tidak ada yang kosong.

“Bahkan rumah penduduk-pun sudah terpakai. Full booking,” sebutnya sembari mengutarakan harapannya, agara event-event seperti LTFW sering dilaksanakan di Sipinsur.

Menanggapi hal itu Dosmar Banjarnahor mengatakan bahwa hal itulah yang diharapkan pemerintah setempat melaksanakan kegiatan LTFW yang  berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat.

“Selain memperkenalkan hasil UMKM dan pariwisata,  masyarakat juga harus mendapatkan untung dari kegiatan ini,” sebutnya.

Namun Dosmar kembali mengingatkan agar seluruh warga, khususnya pemilik homestay selalu memberikan pelayanan yang prima bagi pengunjung serta nengutamakan kebersihan dan kenyamanan.

‘’Layanilah seluruh tamu dengan baik dan dengan sopan santun yang tulus. Jangan buat para tamu itu kecewa. Pokoknya pemilik dan pelayan homestay harus benar-benar tampil sebagai pelayan, melayani raja,’’ ucap Dosmar. (edison ompusunggu)

CATEGORIES
TAGS

COMMENTS