Alumni UI dan Sejumlah Universitas Negeri, Dukung Jokowi-Ma’ruf

Loading

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Calon Presiden nomor urut 01, atau Jokowi berterima kasih atas dukungan alumni UI dan universitas negeri serta swasta di Jakarta dan seluruh Tanah Air. Ketua Bidang Milenial Alumni UI Muhammad Pradana Indraputra menjelaskan alasan alumni kampus kuning memberikan dukungan kepada Jokowi.

“Jokowi bukan tipikal orang yang omong doang, rencana doang. Jokowi itu man of action, Jokowi melakukan semuanya untuk semuanya. Sesimpel itu alasan kita,” kata Dana saat deklarasi almuni UI dukung Jokowi-Amin di SUGBK, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (12/1).

Dana membandingkan Jokowi dengan pemimpin lainnya. Menurutnya, Jokowi pemimpin yang paling tegas dan berani. Dia mencontohkan seperti saat Jokowi mengatasi masalah Freeport dan MRT.

“MRT yang sudah terencana dari tahun 90-an, enggak pernah tereksekusi. Baru tereksekusi sama Jokowi. Freeport sejak dulu katanya divestasi, tapi tidak pernah kejadian. Baru zaman jokowi baru terjadi,” jelasnya.

Pria yang juga menjabat Ketua Bidang Milenial Masyarakat Cinta Masjid (MCM) ini yakin pemilih milenial sudah pintar. Mereka tahu mana orang yang hanya banyak bicara dan menyebarkan hoaks dengan orang yang tak banyak bicara tapi banyak kerjanya.

“Visi Jokowi cocok banget dengan anak muda. Dia support banget start up, ekonomi kreatif dan suport publik transportation. Kebersihan dan tata kota. Bisa dilihat kan tadi beliau datang ke panggung naik sepeda. Itu menandakan beliau tipikal orang enerjik dan berjiwa muda,” ungkapnya.

Ketua Umum MCM Wishnu Dewanto bangga bisa hadir dalam deklarasi dukung Jokowi yang diadakan oleh Alumni UI.

“MCM diundang alumni UI. Kita menyambut baik, karena ini ajakan kebaikan. Bagi MCM, kita mengajak berbuat baik, ngajak hal yang untuk bersatu bangsa. Kader MCM punya hak pilih, sebagian besar kader MCM ingin Jokowi melanjutkan pemerintahnya di periode kedua,” ujar Wishnu.

Menurutnya, sudah banyak fakta Jokowi yang diyakinkan bisa untuk memakmurkan bangsa Indonesia. “Infrastruktur yang masif. Keamanan stabil, bbm satu harga, perusahaan yang dulu dikuasai asing sudah dapat dikuasai bangsa Indonesia,” jelasnya. “Kami rasa pantas dua periode,” sambungnya.

Mengayuh Sepeda Bambu

Semenmtara itu, Jokowi saat menghadiri deklarasi dukungan alumni sejumlah universitas negeri di di Plaza Tenggara Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (12/1/2019) sore, datang dengan mengayuh sepeda.

Kedatangan Jokowi disambut sorak-sorai sekitar 5.000 orang yang menghadiri acara itu. Sebelum Jokowi tiba, pembawa acara mengatakan bahwa Jokowi akan memberikan kejutan untuk mereka.

“Seperti saat pembukaan Asian Games 2018, Pak Jokowi kan memberikan surprise kepada publik. Kali ini, Pak Presiden akan memberikan surprise juga,” ujar pembawa acara.

Tidak beberapa lama, ternyata kejutan yang dimaksud adalah kedatangan Jokowi dengan menaiki sepeda. Memakai kemeja putih lengan panjang tergulung dan celana jins biru, Jokowi mengayuh sepeda sampai ke atas panggung. Panitia memang menyediakan jalur sepeda dari aspal ke atas panggung yang karpetnya berwarna kuning.

Sepeda yang dikayuh Jokowi itu bukan sepeda biasa. Sepeda itu terbuat dari bambu dan merupakan karya perajin asal Temanggung, Singgih Susilo Kartono. Sepeda itu sendiri bernama “Gowesmulyo”.

Acara itu diisi dengan sejumlah acara, mulai dari menyanyikan lagu-lagu perjuangan, mendengar pidato dari Jokowi hingga pernyataan dukungan yang disertai dengan penyematan jaket kepada Jokowi. Usai acara, Jokowi langsung diserbu pendukungnya yang ingin menyapa, bersalaman serta berfoto bersama. (sabar)

 

 

CATEGORIES
TAGS