Presiden Minta Usulan dari Eksportir Memperbaiki Neraca Perdagangan
![]()

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Presiden Joko Widodo meminta usulan dari para eksportir untuk memperbaiki neraca perdagangan. Presiden berharap dalam situasi yang baik seperti ini para eksportir bisa mempergunakan peluang untuk lebih meningkatkan ekspor.
“Kita (pemerintah) juga ingin tahu kebijakan, regulasi-regulasi apa yang diperlukan oleh para pengusaha, sehingga dari sisi mana bisa kita dorong, dari sudut mana bisa kita bantu. Ini yang ingin kita berikan bantuan,” kata Presiden, seperti dipetik dari laman Setkab, Rabu malam.
Hal itu dikemukakan Jokowi, yang didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla, ketika mengundang sejumlah eksportir ke Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (15/4/2015) sore. Dengan pertemuan itu, Presiden berharap bisa memperoleh masukan terkait upaya pemerintah memperkuat dan mengembangkan ekspor produk-produk.
Hadir pada kesempatan itu Menko Perekonomian Sofyan Djalil, Seskab Andi Widjajanto, Menteri Perdagangan Rahmat Gobel, Menteri Perindustrian Saleh Husin, Menteri PPN/Kepala Bappenas Andrinov Chaniago, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menkeu Bambang Brodjonegoro, Menteri Kelautan dan Perikanaan Susi Pudjiastuti, Kepala Staf kepresidenan Luhut B. Pandjaitan, dan Kepala BKPM Franky Sibarani.
Kepala Negara menyatakan akan memudahkan pengurusan izin-izin dan memberikan insentif. Tetapi, Presiden meminta diberitahu agar menteri-menteri betul-betul paham apa yang harus dilakukan antara pemerintah dan swasta.
Di bidang transportasi, Presiden menjelaskan niat pemerintah untuk terus mendorong infrastruktur agar daya saing lebih baik dan biaya-biaya di pelabuhan atau transportasi bisa ditekan, sehingga memberikan daya dorong bagi produk-produk Indonesia untuk berkompetisi di pasar global. (ril/ender)
