Ponpes Sunan Kalijaga Didik Santri Berwirausaha
![]()
Laporan: Redaksi

Ilustrasi
BANTUL, (TubasMedia.Com) – Yayasan Pondok Pesantren Wirausaha Sunan Kalijaga adalah suatu lembaga pendidikan keagamaan, sosial dan kewirausahaan yang bersifat independen, tidak berada di bawah naungan organisasi apapun.
Ponpes ini didirikan 13 Agustus 2009 (21 Sya’ban 1430 H) oleh Dr. H. Hidayat Nur Wahid, M.A. (yang saat itu menjabat Ketua MPR RI-red), demikian disampaikan HM. Wardjono,BA. saat ditemui di kediamannya Dusun Jomblangan, Banguntapan, Bantul, kepada TubasMedia.Com, pekan lalu.
Ponpes ini terlahir dari semangat keiikutsertaan membangun kecerdasan dan kemandirian bangsa, melalui kegiatan pendidikan pondok pesantren dan kegiatan pendidikan lainnya yang tidak hanya membekali para santri dengan ilmu pengetahuan dan pengamalan keagamaan, akan tetapi juga membekalinya dengan berbagai ketrampilan wirausaha.
Adapun pendiri Yayasan Ponpes Wirausaha Sunan Kalijaga yakni Drs. H. Mardan; Drs. Fahan Duljari; KHM Dalhar; Drs. H. Deden Iwan Kusuma, Msi, Akt; HM Wardjono, BA. Sekaligus sebagai penasehat; H. Abdullah Sajad, SE (Kepala Desa Banguntapan); H. Harun Al Rasyid; dan Drs. Anas Mahduri, MPd.
Tujuan berdirinya Ponpes ini, menurut HM Wardjono, BA., adalah; 1) Terbentuknya santri yang memiliki ilmu pengetahuan keagamaan dan kewirausahaan. 2) Meningkatkan kualitas dan kuantitas ilmu pengetahuan dan pengamalan agama Islam dalam kehidupan bermasyarakat. 3) Meningkatkan kesadaran budaya islami di kalangan masyarakat, sebagai benteng pertahanan dari pengaruh negatif budaya global. 4) Meningkatkan kesadaran masyarakat muslim akan pentingnya budaya produktif dan kemandirian dalam upaya menghindari budaya konsumtif. Dan, 5) Meningkatkan kesadaran masyarakat muslim akan pentingnya budaya produktifisme dan kemandirian dalam upaya menghindari budaya konsumerisme. (bidin soetrisno)
