Perang Diskon Otomotif di Jakarta Fair Goda Pembeli
![]()

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Efek perlambatan pertumbuhan ekonomi pada kuartal I tahun ini bukan hanya berdampak pada penjualan yang melesu, bahan geliat investasi di ranah industri otomotif tahun ini diprediksi Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) akan menurun yang hanya tumbuh 4,7 persen.
Namun, efek perlambatan ekonomi tersebut ternyata tidak berpengaruh di Jakarta Fair Kemayoran 2015. Tercatat pada 2 minggu pertama, nilai transaksi sudah mencapai triliunan rupiah, dengan tenant otomotif sebagai penyumbang terbesar.
Melihat data tersebut, Pengamat Ekonomi Purbaya Sadewa mengatakan, promo-promo serta diskon yang disajikan perusahaan otomotif khusus di Jakarta Fair terbukti mampu menggugah hasrat masyarakat untuk membeli kendaraan. Menurutnya, saat ini justru penjualan otomotif terpusat di Jakarta Fair.
“Saat ini juga sudah masuk Ramadhan, biasanya banyak yang pulang kampung ingin pamer pulang kampung. Tapi sebenarnya diprediksi melambat. Kalau di Jakarta Fair tumbuh, berarti ada perpindahan penjualan ke Jakarta Fair. Mungkin karena diskon dan promonya,” ujarnya.
Padahal, lanjutnya, biasanya di tengah perlambatan ekonomi masyarakat menahan diri untuk menghamburkan uangnya dan hanya mementingkan kebutuhan primer. Namun, perang diskon yang dilakukan oleh tenant otomotif di Jakarta Fair seakan tidak bisa ditolak oleh masyarakat. “Jakarta Fair memang terlalu menarik untuk ditolak. Kalau saya lihat indeks kepercayaan konsumen terhadap mereka masih tinggi,” ujarnya.(ril/sabar)
