Pelaku Trafficking Diserahkan ke Pores Kota Sukabumi
![]()
Laporan: Redaksi

Ilustrasi
SUKABUMI,(TubasMedia.Com) – Akhir-akhir ini masyarakat harus waspada terhadap orang yang menawarkan pekerjaan bagi tenaga kerja wanita (TKW). Pola yang dipakai adalah melalui bujuk rayu dengan gaji besar dan fasilitas yang baik, ternyata dijadikan pekerja seks komersial (PSK).
Hal ini dialami lima wanita berinisial WI, DS, YS, MI dan IR. Kelima wanita itu masih tergolong anak-anak, berusia di bawah 18 tahun. Empat orang di antaranya warga Cimahi, Kec. Cisaat, Kabuparten Sukabumi dan seorang lagi warga Benteng, Kec. Warudoyong, Kota Sukabumi.
“Saya selaku anak bangsa merasa prihatin dengan kasus yang menimpa kelima wanita itu, mereka tidak tahu dipekerjakan di daerah Sorong, Papua. Ternyata di sana, dijadikan pekerja seks komersioal (PSK). Semula diiming-iming akan memperoleh gaji besar Rp3 juta per bulan,” kata Heru Herlambang dari ormas Pemuda Pancasila (PP) Sukabumi, kepada TubasMedia.Com, baru-baru ini.
Kasus ini terungkap oleh ormas Pemuda Pancasila (PP) yang mencurigai Susi sebagai tersangka pelaku utama dibantu sponsornya, yaitu Siti Nuraeni yang biasa dipanggil Chinex. Kedua tersangka langsung diserahkan ke Polres Kota Sukabumi. Kasus ini sedang diusut aparat Polres tersebut.
Setelah penangkapan dan penyerahan ke polisi, Heru Herlambang mengundang Wabup Sukabumi, Drs. Akhmad Jajuli Mpd, ke kantor Sekretariat PP. Saat diminta tanggapannya, Wabup berjanji akan mengusut tuntas kasus penjualan manusia (traficking) tersebut. Dia meminta agar penegak hukum menjeratnya dengan hukuman yang seberat-beratnya. (hadi)
