Naskah Kerjasama Alsintan Center di Pontianak Ditandatangani
![]()

MENANDATANGANI – Dirjen Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi (IUBTT), Kementerian Perindustrian, Budi Darmadi menandatangani naskah kerjasama disaksikan antara lain Gubernur Kalbar, Cornellis MH .-tubasmedia.com/sabar hutasoit
PONTIANAK, (tubasmedia.com) – Dengan adanya Alsintan Center di Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), diharapkan para petani atau Unit Layanan Teknis Alsintan (UPJA) dan Gabungan Kelompok Petani (Gapoktan) dapat memanfaatkan Alsintan Center sebagai sumber informasi peningkatan Keterampilan SDM dan perkembangan teknologi bidang pertanian.
Demikian diungkapkan Dirjen Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi (IUBTT), Kementerian Perindustrian, Budi Darmadi dalam sambutannya pada acara penandatanganan perjanjian kerjasama (MoU) Alsintan Center di Pontianak, Kalbar, Selasa.
Penandatanganan MoU tersebut berlangsung di ruang rapat Gubernur Kalbar yang juga dihadiri Gubernur Kalbar Cornellis MH beserta seluruh pejabat daerah Kalimantan Barat. Penandatanganan tersebut dilakukan Gubernur Kalbar, Dirjen IUBTT, Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan, Deputy Bidang Koordinasi Pangan dan Sumber Hayati Menko Perekonomian, Dekan Fakultas Teknologi Pertanian IPB dan Direktur Politeknik Negeri Pontianak.
Kemenperin menggulirkan kebijakan pengembangan pusat layanan teknis permesinan dan alat pertanian sebagai bentuk dukungan pemerintah untuk memanfaatkan potensi pertanian di daerah secara optimal. Salah satu di antaranya adalah Alsintan Center untuk Propinsi Kalbar yang diharapkan menjadi barometer di seluruh propinsi di Indonesia.
Budi Darmadi menambahkan bahwa pihaknya sepenuhnya akan memberi dukungan dalam upaya pengembangan unit pertanian di Kalbar. Kemenperin dalam dukungan tersebut akan berusaha untuk menyediakan fasilitas mesin/peralatan yang dibutuhkan dalam kegiatan produksi dan perbengkelan.
Diungkapkan bahwa sejak tahun 2008 secara bertahap hingga 2010, Ditjen Industri Logam Mesin Tekstil dan Aneka, Kemenperin telah memberikan bantuan berupa mesin peralatan bengkel Alsintan senilai Rp 2,5 miliar sesuai dengan perjanjian kerjasama tanggal 28 September 2007.
Usai penandatanganan MoU, Dirjen IUBTT beserta rombongan meninjau Alsintan Center. Di lokasi tersebut Budi Darmadi mengatakan peralatan yang tersedia sudah mendekati kesempurnaan dan semoga tidak lama lagi Indonesia sudah dapat menikmati beras Kalbar. ‘’Enam bulan dari sekarang, kita mungkin akan makan nasi dengan beras yang didatangkan dari Kalimantan Barat,’’ katanya tersenyum. (sabar)
