Jabatan di Pemkab Tasikmalaya Diperjualbelikan
![]()
Laporan: Redaksi

Ilustrasi
TASIKMALAYA, (TubasMedia.Com) – Mutasi di lingkungan Pemkab Tasikmalaya, yang direncanakan September 2012, jadi molor dan dibatalkan dengan alasan tidak jelas.
Berkembang rumor, mutasi yang sudah dihembuskan sejak beberapa beberapa bulan ini, sengaja untuk memancing para pejabat pusing tujuh keliling, akhirnya mereka mau banting bandrol (harga) kepada oknum-oknum Pejabat Pemda setempat.
“Ironisnya bandrol, untuk menjadi Kabag maupun Kadis, mereka harus berani mengeluarkan uang dari kocek sekitar Rp. 25 s/d Rp. 50 juta untuk jabatan empuk. Apalagi jabatan seperti Kepala PU, Dinas P dan K, Dishub dan Kepala Bagian Keuangan, jabatan ini dinilai oleh sejumlah karyawan Pemda bernuansa politik berindikasi KKN,” kata sumber di Pemkab Tasikmalaya.
Bukan rahasia lagi, setiap ada mutasi, sudah dipastikan menjadi ajang bisnis oknum Pejabat dan tim sukses Bupati terpilih, karena merupakan balas jasa pada waktu kampanye lalu.
Namun yang paling mencolok, adalah mutasi di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya baru-baru ini, hingga menuai protes kalangan tenaga pendidik (Guru).
Mutasi sejumlah Kepala Sekolah Rintisan Sekolah Bersetandar Internasional (RSBI), dinilai para guru banyak menyalahi persedur dan tidak mengacu pada SK Mendikbud.
Sekda H. Kodir maupun Kepala BKPLD Kabupaten Tasikmalaya Drs. H. Ola ketika hendak ditemui tubasmedia.com selalu tidak ada di tempat. (hakri)
