Desa Mertelu Pusat Anyaman Bambu

Loading

Laporan: Redaksi

Ilustrasi

Ilustrasi

GUNUNGKIDUL, (Tubas) – Mayoritas masyarakat Desa Mertelu, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, adalah sebagai penganyam bambu, disamping juga bertani dan memelihara ternak kambing maupun sapi.

Demikian disampaikan Kepala Bagian Urusan Perencanaan Pembangunan setempat, Teguh, didampingi Kabag Kesra, Supriyanto dan Kabag Ekobang, Yoto, di ruang kerjanya, baru-baru ini.

Seperti penuturan Teguh, bahwa hasil anyaman bambu berupa besek, kukusan, kranjang, tampah, dan tambir, baru sampai kepentingan lokal, Artinya hanya dalam lingkup Provinsi DIY, belum bisa sampai ke kota-kota besar lain karena keterbatasan dana dan bahan baku.

Namun demikian, menurut masyarakat penganyam bambu, mereka masih antusias, walau hasil dari anyamannya belum optimal menunjang kebutuhan hidupsehari-hari.

Untuk itu diharapkan adanya bantuan dari instansi terkait dalam memasarkan hasil anyaman ke berbagai kota, sehingga masyarakat lebih giat untuk memproduksi anyaman dari bambu tersebut untuk bisa meningkatkan taraf perekonomian di Desa Mertelu, harap Teguh kepada tubasmedia.com. (bidin soetrisno)

CATEGORIES
TAGS