Banyumas Kembangkan Wirausaha Berbasis Teknologi
![]()
Laporan: Redaksi

Ilustrasi
PURWOKERTO, (Tubas) – Dalam rangka mengembangkan wirausaha yang berbasis teknologi (Technopreneur) di Banyumas, Bappeda Kab. Banyumas menyelenggarakan Technopreneur Camp. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama tiga hari (3-5/11) di Gedung LPPM Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto.
Menurut keterangan panitia penyelenggara, 120 peserta dari mahasiswa dan umum akan dilatih dan didampingi agar dapat menyusun serta memaparkan ide bisnis dalam bentuk bisnis plan. Dari jumlah tersebut akan dipilih 10 peserta baik kelompok maupun perorangan untuk mengikuti program inkubasi bisnis teknologi selama 3 sampai 12 bulan.
Bidang usaha yang diprioritaskan adalah manufaktur, pengolahan pangan serta industri kreatif seperti komunikasi, informasi, multimedia, animasi maupun film. Kegiatan tersebut merupakan kerja sama antara Bappeda Kab. Banyumas, BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) serta Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementrian Riset dan Teknologi.
Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan pelaku wirausaha baru di Indonesia, terutama yang berbasis teknologi. Saat ini jumlah pelaku wirausaha yang berbasis teknologi di Indonesia hanya 0,24 persen. Sementara jumlah ideal yang diharapkan mampu mendukung perekonomian nasional minimal 4 persen dari total penduduk.
BPPT dengan Program Inkubator Bisnis Teknologi di beberapa daerah, bermaksud menjadi lembaga intermediasi dalam menciptakan technopreneur pemula di Indonesia. Hal tersebut diharapkan bisa mengatasi banyaknya pengangguran intelektual di Indonesia yang saat ini jumlahnya mencapai 1.132.751 orang. (joko s)
