12 Investor Siap Gelontorkan Dana Pembangunan Pabrik Semen
![]()
Laporan: Redaksi

ilustrasi
JAKARTA, (TubasMedia.Com) – Sebanyak 12 investor siap menggelontorkan dana sekitar 6,68 miliar dolar AS (Rp 65,03 triliun) untuk membangun pabrik semen di Indonesia pada 2013-2017. Investasi tersebut akan melambungkan kapasitas produksi semen di Tanah Air menjadi 108,77 juta ton, atau bertambah 48,3 juta ton dari akhir 2012 sebanyak 60,47 juta ton.
Investor yang telah memiliki pabrik semen di Tanah Air akan menambah kapasitas produksinya 35,3 juta ton, dengan nilai investasi 4,83 miliar dolar AS (Rp 47,03 triliun). Mereka antara lain BUMN PT Semen Indonesia Tbk yang menjadi induk usaha PT Semen Gresik, PT Semen Padang, dan PT Semen Tonasa. Investor lainnya Lafarge Cement Indonesia, PT Semen Baturaja (Persero), PT Indocement TP Tbk, PT Holcim Indonesia Tbk, serta PT Semen Bosowa.
Pendatang baru akan membangun pabrik semen dengan total kapasitas 13 juta ton dan bernilai investasi sekitar 1,85 miliar dolar AS (Rp 18 triliun). Investor ini terdiri China Triumph, Anhui Cement, dan State Development and Investment Cooperation (SDIC) dari Tiongkok, Siam Cement dari Thailand, PT Jhui Shin Indonesia dari Taiwan atau Semen Karawang, serta Wilmar (Semen Merah Putih).
Direktur Jenderal Basis Industri Manufaktur, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Panggah Susanto mengatakan, investor meningkatkan investasi di industri semen di Tanah Air karena pertumbuhan permintaan di atas 10 % per tahun selama tiga tahun terakhir. Angka ini lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi Indonesia yang sekitar 6 % per tahun. “Tren pertumbuhan ini diyakini terus terjadi dalam beberapa tahun ke depan, setidaknya hingga 2017-2018,” kata Panggah, di Jakarta, pekan lalu.
Menurut dia pada tahun 2010, kebutuhan semen nasional mencapai 40,77 juta ton dengan produksi di dalam negeri 40,72 juta ton. Permintaan tahun 2011 naik menjadi 47,99 juta ton dengan produksi nasional hanya 45,43 juta ton. Tahun 2012 kebutuhan sebesar 55,16 juta ton dan produksi di dalam negeri masih 54,96 juta ton. Kapasitas produksi industri semen pada 2010 sebanyak 53,01 juta ton. Namun, tahun 2011 turun menjadi 52,94 juta ton dan naik kembali menjadi 60,47 juta ton pada 2012.
Permintaan semen yang terus meningkat di Tanah Air juga ditunjang pertumbuhan properti, serta program pembangunan infrastruktur yang terus didorong pemerintah hingga beberapa tahun ke depan. (sabar)
