TMMD Sengkuyung Selesaikan Pembangunan
![]()
Laporan: Redaksi

Ilustrasi
BANYUMAS, (Tubas) – Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung I tahun 2011 yang dipusatkan di Desa Jatisaba, Kecamatan Cilongok, pekan lalu, ditutup Wakil Bupati Banyumas, Ir. Achmad Husein dalam upacara di lapangan desa setempat. Penutupan ditandai dengan pemukulan kentongan oleh wakil bupati. Dandim 0701/Banyumas, Letkol Inf Narliansyah menyerahkan laporan hasil pembangunan kepada bupati.
Usai upacara bupati melakukan penyerahan akte kelahiran dan melaksanakan penanaman pohon di sekitar lokasi, serta meninjau hasil-hasil pelaksanaan TMMD, seperti perbaikan jalan yang kemudian diberi nama Jl. Manunggal Sengkuyung.
Gubernur Jateng Bibit Waluyo meminta dijaga, dipelihara dan dikembangkan hasil pembangunan yang telah direalisasikan melalui kegiatan TMMD, terutama kegiatan fisik yang merupakan kebutuhan vital masyarakat.
Penyelenggaraan TMMD harus lebih bersinergi dan didukung oleh semua pihak terkait agar peningkatan kesejahteraan masyarakat Jateng segera dapat diwujudkan. Tingkatkan koordinasi sejak perencanaan, pelaksanaan, dan pasca TMMD sehingga apabila dijumpai permasalahan dapat diselesaikan dengan baik.
Menurut Narliansyah, Komandan Satuan Tugas, Kegiatan TMMD telah berlangsung selama 21 hari mulai tanggal 1 Juni – 21 Juni 2011. Kegiatan yang mendapat dukungan dana APBD Provinsi, APBD Kabupaten, interdis serta swadaya masyarakat dengan total anggaran Rp 441.000.000 tersebut berhasil menyelesaikan pembangunan sarana fisik sebagai sasaran pokok berupa peningkatan jalan sepanjang 2.425 m x 2,5 m, serta sasaran tambahan berupa rehab 2 unit pos kamling, 2 unit mushola, pavingisasi halaman masjid 1 unit, dan plesterisasi rumah tidak layak huni sebanyak 5 unit. Seluruh sasaran fisik pokok dan tambahan tersebut selesai 100 persen.
Di samping kegiatan fisik juga telah dilaksanakan berbagai kegiatan non fisik antara lain penyuluhan dan pelatihan ketrampilan oleh berbagai dinas instansi terkait di Kabupaten Banyumas. Penyuluhan yang dilakukan antara lain penyuluhan tentang bela negara, kamtibmas, narkoba/HIV/AIDS, penghapusan kekerasan rumah tangga, dan pembuatan KTP/KK. Kegiatan pelatihan pembuatan pupuk organik dan ketrampilan wanita. Selain itu juga dilaksanakan pemutaran film layar lebar dan pengajian akbar. Kegiatan-kegiatan non fisik tersebut secara umum terlaksana dengan baik. (nas sibarani)
