Tasikmalaya Tunggak Jamkesda Miliaran Rupiah

Loading

Laporan : Redaksi

Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda)

Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda)

TASIKMALAYA, (Tubas) – Sekda Kabupaten Tasikmalaya Drs. H. Abdul Kodir, M.Pd mengungkapkan tunggakan Pemkab Tasikmalaya ke RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) untuk pembayaran Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) mencapai miliaran rupiah. Jumlah tunggakan tersebut, sekitar Rp 3 miliar dan sebelumnya Rp 5 miliar. Namun pada akhir tahun 2010 sudah dicicil Rp 2 miliar, jadi kini hutang Pemkab ke RSUD berkisaran Rp 3 miliar lagi.

“Kami memang masih memiliki tunggakan kepada RSUD sebesar Rp 3 miliar, akibat adanya tunggakan tersebut, pelayanan kesehatan masyarakat pengguna Jamkesda yang berobat ke RSUD Tasikmalaya kurang maksimal. Pemkab Tasikmalaya, minta maaf kepada warga masyarakat yang memiliki Jamkesda,” kata Kodir kepada Tubas baru-baru ini.

Kondisi itu dipersulit dengan sistem pembayaran Jamkesda yang harus melalui persetujuan pemerintah pusat dan tidak bisa langsung melalui APBD Kabupaten Tasikmalaya. Jadi pembayarannya harus dikonversi dulu ke Pemkot Tasikmalaya dan harus melalui persetujuan pemerintah pusat. “Kondisi ini yang bikin ribet, karena kami harus bolak-balik urusan dengan pusat,” lanjutnya.

Untuk itu, Pemkab Tasikmalaya mengharapkan pemerintah pusat bisa membantu menyelesaikan proses pembangunan RSUD Kabupaten Tasikmalaya di Cikunten, Singaparna. Pembangunan RSU di pusat Ibu Kota Kabupaten Tasikmalaya itu untuk mengoptimalkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kabupaten Tasikmalaya.

Di tempat terpisah, Direktur RSUD Tasikmalaya, dr. Wasisto menjelaskan jumlah pasien yang berobat ke RSUD Tasikmalaya banyak yang datang dari wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Akibatnya, kondisi ruangan yang disediakan saat ini selalu penuh dan menjadi persoalan tersendiri.

Sekitar 70 persen pasien yang berobat ke RSUD berasal dari keluarga miskin yang menggunakan Jamkesda. Sedangkan sebanyak 15 pasien yang menggunakan askes dan sisanya 15 persen dari masyarakat umum. “Kebanyakan pasien di RSUD masyarakat miskin dan itu sebagian besar dari wilayah Kabupaten Tasikmalaya,” ungkapnya. (hakri miko)

CATEGORIES
TAGS

COMMENTS