Siswa SMA Karo Kepada Kepala BGN; Kami tidak Mau Lagi Menerima MBG
![]()
KARO, (tubasmedia.com) – Program unggulan Presiden Prabowo Subianto, Makan Bergizi Gratis (MBG) terus mengakibatkan para siswa yang menjadi sasaran mengalami keracunan.
Salah satu yang terbaru adalah kasus keracunan ratusan siswa di Kabupaten Karo. Para siswa yang menjadi korban banyak dirawat di Rumah Sakit Efarina Etaham.
Korban yang dirawat di rumah sakit ini bahkan sempat dijenguk oleh Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono. Kedatangan orang nomor satu di BGN ini membuat siswa yang jadi korban mengungkapkan sikapnya terhadap MBG itu.
Pegiat media sosial, Hera Enica Lubis yang dikenal melalui akun X dengan nama pengguna @Heraloebss ikut menyoroti keluhan korban MBG tersebut kepada Kepala BGN.
TNI dan Anggota Dewan
Dia juga menyoroti kepemilikan SPPG yang banyak dikuasai oleh Aparat dan anggota Dewan, hal itu diduga membuat Satgas BGN melempem dalam melakukan pengawasan dan peninakan.
“Mengobati Trauma itu berat, BGN harus melakukan cara-cara ekstrim dan radikal untuk membenahi SPPG – SPPG Bobrok!,” tandasnya.
Diketahui, Sudaryono menjenguk langsung siswa yang menjadi korban keracunan MBG yang dirawat di rumah sakit Efarina Etaham, Kabupaten Karo.
Suasana pilu mewarnai kunjungan kepada BGN itu ketika seorang siswi secara terbuka menyampaikan rasa takut dan traumanya untuk mengonsumsi menu MBG lagi, terutama makanan yang disajikan dalam wadah ompreng.
Selain mendapat keluhan langsung dari siswa yang menjadi korban MBG, juga beredar video orang tua korban mengamuk di hadapan Sudaryono karena anaknya menjadi korban program MBG tersebut.
Menanggapi ketakutan korban serta pertanyaan dari para orang tua murid terkait penanganan medis yang belum membaik, Sudaryono memaklumi trauma tersebut dan menegaskan bahwa fokus utama BGN saat ini adalah memastikan seluruh anak pulih total. (sabar)

