PLTGU Tambaklorok Urung Jadi Rongsokan

Loading

Laporan: Redaksi

Ilustrasi

Ilustrasi

SEMARANG, (Tubas) – Pembangkit listrik tenaga gas uap PLTGU Tambaklorok Semarang urung jadi rongsokan. Dirut PT/Persero PLN, Dahlan Iskan tahun lalu mengatakan, pertengahan 2011 PLTGU ini ‘dibunuh’ sebab boros bahan bakar minyak (BBM). Pasokan daya Jawa Bali sumbangan PLTGU diganti empat pembangkit listrik tenaga uap lain yang usai dibangun.

Beda dengan PLTG Pandeanlamper Semarang yang dibangun tahun 1980-an. Sudah belasan tahun ini instalator dan seluruh fasilitas pendukungnya dibiarkan tidak berfungsi. Tampak mangkrak, compang-camping penuh karat dimana-mana. Sarana pelistrikan bernilai miliaran rupiah ini seakan mubazir, terlantar menjadi besi tua.

Demi penghematan BBM, PT.PLN/Persero dari rencana yang ada tahun ini juga berniat mengistirahatkan beberapa PLTGU yang berbahan bakar minyak. Diantaranya, Tanjungpriok, Muarakarang dan Muaratawar. Patut diketahui, masing-masing PLTGU rata-rata menyedot BBM satu juta kiloliter.

Khusus PLTGU Tambaklorok, nafas operasionalnya dilanjutkan mulai tahun depan (2013), setelah bahan bakarnya beralih dari BBM (cair) diganti gas. Pasokan/konsumsi gas dialirkan dari instalasi Blok Gundih-Cepu (Kabupaten Blora) dengan volume 50 mmscfd. Diharapkan bisa dapat berjalan selama 15 tahun, sesuai kontrak yang ada. (mary)

CATEGORIES
TAGS

COMMENTS