Palti; Gibran akan Mundur Sendiri, tak Usah Jokowi yang Narik
![]()

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Belakangan ini isu pemakzulan Gibran Rakabuming Raka dari kursi Wakil Presiden semakin ramai dibicarakan, beriringan dengan dugaan ijazah palsu ayahnya, Jokowi.
Bahkan, politisi senior PDIP, Beathor Suryadi, mendesak mantan Presiden Jokowi agar meminta maaf ke publik atas kegaduhan yang dibuatnya.
Bukan hanya itu, Beathor juga menekankan agar Jokowi sadar akan dugaan kesalahan yang dibuatnya dengan menarik kembali anaknya dari panggung politik nasional.
Menanggapi hal tersebut, mantan relawan Ganjar Pranowo, Palti Hutabarat, menyebut bahwa Gibran bukan lagi anak kecil yang mesti didikte orangtuanya.
“Gibran sudah besar dan sudah pisah Kartu Keluarga seperti yang pernah disampaikan Pak Jokowi,” kata Palti, Rabu (2/7/2025).
“Jadi soal pengunduran diri biarlah Gibran sendiri yang memutuskan,” tambahnya.
Palti kemudian menyinggung kondisi Jokowi yang masih menderita sakit, hampir tidak mungkin mengamini desakan Beathor.
“Apalagi bagaimana Pak Jokowi mau mengumumkan pengunduran diri sedangkan Pak Jokowi saja sedang sakit dan belum mau muncul ke publik,” tandasnya.
Sebelumnya, politisi senior PDIP tersebut mendesak agar Jokowi meminta maaf secara terbuka kepada publik atas kegaduhan yang dibuatnya dalam kurun waktu dua tahun terkahir.
Dikatakan Beathor, selama 21 tahun menjadi pejabat, mulai dari Walikota hingga Presiden, Jokowi tidak menunjukkan dokumen ijazah secara jelas.
“Kita tuntut Jokowi minta maaf kepada bangsa dan negara,” ujar Beathor dikutip pada Rabu (2/7/2025).
Tidak berhenti soal ijazah yang diduga palsu, Beathor juga meminta agar Gibran Rakabuming menanggalkan jabatannya sebagai Wakil Presiden.
Melihat Gibran tidak memiliki niat untuk mengundurkan diri, Beathor meminta agar menarik putra sulungnya dari panggung politik nasional.
“Ini untuk memperjelas kita telah kembali kepada konstitusi asli bangsa Indonesia. Namun dengan pengunduran diri Gibran, proses cukup 2 hari saja, lebih cepat dibanding pemakzulan,” tandasnya. (sabar)
