Membangun Watak atas Kesadaran

Loading

Simpulan

Setelah mengetahui posisi hidup manusia di dunia ini yang mempunyai “aku”, yang mempunyai kesempatan memilih menjadi baik atau buruk, tetapi harus sadar bahwa sebagai manusia juga sebagai makhluk sosial yang harus hidup berdampingan dengan orang lain (bermasyarakat) dan yang utama sebagai hamba Tuhan harus berbudi pekerti halus agar tetap disebut hamba Tuhan.

Setiap perilaku manusia mempunyai konsekuensi, jika budi pekerti buruk kesulitan hidup akan diperoleh dan jika berbudi pekerti baik kebahagiaan lah yang diperoleh, maka menjadi jelaslah bahwa yang menentukan nasib manusia adalah budi pekertinya. Oleh karena itu, membangun watak dengan kesadaran perlu berhati-hati dengan “aku”. Sebab “aku” perlu untuk mewujudkan kehidupan bahagia, damai, dan sejahtera bersama. ***

1
2
3
CATEGORIES
TAGS