Mau Jual BUMN, Menteri BUMN Rini Soemarno Disebut Pedagang
![]()

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Ketua Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP), Ferdinand Hutahean mengkritisi Menteri BUMN Rini Soemarno. Menurut dia, semua kebijakannya selalu bertolak belakang dengan semangat kedaulatan dan kemandirian bangsa.
“Saya heran dengan ide dan gagasan Rini Soemarno ini, ngurus negara kok seperti pedagang saja, sedikit-sedikit pikirannya ingin menjual,” sindir dia dalam pesan singkat di Jakarta, Jumat (10/04/2015).
Lebih lanjut Ferdinand mengatakan bahwa masih segar dalam ingatan ketika dulu Menteri BUMN ingin menjual gedung kantor BUMN yang gagal karena gelombang protes, sekarang malah berpikir menjual 4 BUMN.
“Benar-benar otak dagang yang tak layak ngurus negara, Apa bu Rini berpikir BUMN adalah seperti perusahaan motor kanzen yang gagal dijual di Indonesia?,” tandas dia.
“Jasa Marga, Waskita Karya, Aneka Tambang dan Adhi Karya itu BUMN bagus, kenapa harus dijual?, ketus dia.
Selain itu, Ferdinand juga merasa aneh jika BUMN dijual setelah mendapat PMN dari pemerintah.
“Kalau hanya untuk nyari uang 20 T kenapa Rini tidak batalkan saja PMN ke BUMN yang nilainya hampir 70 triliun? PMN yang bahkan sebagian BUMN menolak tapi dipaksa untuk menerima, Rini sepertinya merasa negara ini milik pribadinya, ini tidak boleh dibiarkan, BUMN kita tidak boleh dijual, Rini harus ingat sejarah penjualan BUMN yang sekarang kita sesali,” tegas dia.
Untuk itu, kata Ferdinand, Presiden Jokowi harus membatalkan rencana ini.
“Jika APBN tidak sehat, silahkan nyari uang dengan cara yang kreatif bukan dengan menjual negara, jika Menterinya tidak mampu, segera pecat dan ganti,Terutama Menteri-Menteri dibidang perekonomian memang harus di pecat semua dan diganti. Kami meminta kepada Presiden untuk segera bertindak sebelum negara ini hancur oleh kelakuan Menteri-Menteri yang tidak bisa kerja seperti Rini Soemarno ini,” pungkasnya. (nisa)
