Inalum Resmi Milik Indonesia

Loading

Laporan: Redaksi

ilustrasi

ilustrasi

JAKARTA, (tubasmedia.com) – PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) resmi menjadi milik Indonesia terhitung sejak Senin (9/12). Penandatangan Perjanjian Pengakhiran Master Agreement Proyek Asahan dan Pengalihan atas Seluruh Saham sudah dilakukan. PT Nippon Asahan Aluminium Co Ltd milik Jepang memberikan perusahaan tersebut pada pemerintah Indonesia.

“Inalum sudah menjadi milik pemerintah Indonesia mulai saat ini,” kata Menteri Perindustrian, MS Hidayat, saat konferensi pers di Kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Senin.

Hidayat menyatakan, penandatanganan ini selain mengakhiri perjanjian, juga menetapkan dan mengesahkan besaran harga ganti rugi. Dalam pengelolaannya akan nantinya dilakukan oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Inalum akan menjadi perusahaan andalan bagi Indonesia. Saat ini statusnya masih menjadi produsen aluminium terbesar di Asia Tenggara. Kapasitas produksinya bisa mencapai 225 ribu ton aluminium ingot per tahun. Produksi menggunakan sumber listrik yang berasa dari PLTA Asahan II dengan kapasitas terpasang 604 megawatt.

Ini merupakan langkah besar bagi Indonesia. Berani mengambil sebuah perusahaan hasil kerja sama yang sudah berjalan sampai 30 tahun. PT Inalum secara profesional akan dikembangkan dengan sebaik-baiknya. Langkah pertama Inalum ke depan diprioritaskan untuk kebutuhan dalam negeri.

Meski sudah memutuskan kontrak kerja sama namun tidak menutup kemungkinan Jepang akan tetap membeli produksi Inalum. “Kami akan jual hasil produksi ke Jepang dengan harga yang disepakati,” jelas Hidayat.

Sebelumnya Jepang mendapatkan harga khusus dalam membeli produk. Kali ini harus mengikuti harga pasar. Namun prioritas produksi tetap akan memenuhi kebutuhan dalam negeri terlebih dahulu. (sabar)

CATEGORIES
TAGS