Harga TBS Sawit di Madina Melorot
![]()

PANYABUNGAN, (tubasmedia.com) – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa wasit sebulan terakhir terjun bebas di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Harga TBS kelapa sawit bertahan pada level Rp 350/kg. Sehingga petani maupun masyarakat lainnya mengalami kerugian atas kondisi tersebut.
Dengan harga yang terjun bebas para petani di daerah itu mengharapkan adanya terobosan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madina agar membuat kerja sama dengan pihak Pabrik Kelapa Sawit (PKS) supaya harga naik. Seperti yang dibuat di Sumatera Barat sehingga harga di sana mencapai Rp 650/kg.
“Kita sebagai petani sawit, sangat mengharapkan adanya upaya – upaya dari pemerintah seperti di Sumbar kerja sama dengan PKS untuk menaikkan harga TBS ini,” ujar Fery seorang petani sawit, Senin (7/9).
Fery berpendapat,sudah saatnya Pemkab Madina itu melalui instansi terkait mencari bagaimana agar rakyat Madina petani sawit, pekerja, buruh tidak mengalami kerugian seperti sekarang ini. “Kenapa di Sumbar sana bisa, tentu di sini pun bisa,” ucapnya.
Katanya, situasi harga terjun bebas sudah berlangsung sejak satu minggu hari Raya Idul Fitri kemarin dari Rp 1.100/kg turun menjadi Rp 900/kg, turun lagi menjadi Rp 700/kg hingga saat ini hanya Rp 350/kg saja.
“Jika kita melihat dengan harga ini, kita petani ini hanya memperoleh Rp 150/kg, sebab Rp 200 sudah ke luar untuk biaya dodos/panen dan pengangkutan,” katanya.
Sementara untuk biaya pemupukan maupun biaya perawatan lainnya belum dihitung akhirnya petani tidak memperoleh upah lagi.
“Bayangkan saja hanya Rp 150/kg apa bisa menutupi biaya pemupukan dan biaya lainnya. Makanya untuk sekarang banyak petani sawit tidak memupuk maupun perawatan tanaman hanya dibiarkan begitu saja,” katanya.
Hal senada juga disampaikan Khoirun Ray petani sawit. Dia mengatakan semenjak harga dilevel Rp 350/kg, dia membiarkan tanaman kelapa sawit tidak dipupuk atau dirawat.
“Kami akui harga ini sangat merugikan, sementara sawit itu harus rutin dipanen jika tidak berdampak buruk pada tanaman. Untuk itulah kami sangat mendambakan adanya kerja sama Pemkab Madina itu dengan PKS dalam perbaikan harga TBS tersebut,” harapnya. (ril/roris)
