Ekonomi Kreatif Tetap Menjadi Perhatian Presiden Jokowi

Loading

301014-usaha4

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Sektor ekonomi kreatif akan tetap menjadi perhatian Presiden Joko Widodo. Perhatian tersebut akan diwujudkan dengan membentuk badan yang bergerak di sektor perindustrian dan perdangangan yaitu Badan Ekonomi Kreatif dan Badan Promosi Ekspor.

“Kedua badan itu secepatnya dibentuk. Sekarang ini kami sedang dipersiapkan perangkatnya,” tambah Kepala Bappenas, Andrinof Chaniago di Jakarta, (28/10).

Badan Promosi Ekspor akan berperan untuk mengintegrasikan aktivitas promosi produk dan jasa ke luar negeri. “Badan ini diharapkan dapat meningkatkan ekspor Indonesia” kata Andrinof. Anggaran kedua badan itu nanti akan masuk di RAPBN 2015. Sekarang masih persiapkan desain dan perangkatnya.

Sementara itu, pembentukan Badan Ekonomi Kreatif bermaksud untuk menggantikan fungsi Ditjen Ekonomi Kreatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang saat ini telah dinon-aktifkan.

Menteri Sekretaris Negara Pratikno di Istana Kepresidenan, belum lama ini, menegaskan selama masa kampanye Pilpres yang lalu, Jokowi-JK berjanji akan menggerakkan sektor ekonomi kreatif dan memberikan perlindungan penuh bagi karya kreatif dan inovatif.

Menurut Pratikno, tiga sumber hukum yang ada sekarang belum dapat memberikan perlindungan dan menguntungkan negara dan bangsa Indonesia. Tiga sumber hukum yang dimaksud adalah HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) untuk melindungi kepentingan individu dan perusahaan, WIPO (World Intellectual Property Organization) untuk melindungi hak suku tertentu, dan GPL (General Public License) untuk melindungi karya kebudayaan sebagai milik seluruh umat manusia. (sis)

CATEGORIES
TAGS