Alma Deutscher, Pemain Biola, Piano dan Komposer

Loading

Laporan: Redaksi

Alma Deutscher

Alma Deutscher

RAMAI diperbincangkan di jejaring sosial Twitter tentang seorang anak perempuan yang pandai bermain biola dan memiliki kemampuan untuk mengubah lagu. Ada yang menghubung-hubungkannya dengan Amadeus Wolfgang Mozart. Siapakah anak bernama Alma Deutscher itu?

Alma, pemain biola, piano dan komposer. Kemampuannya yang besar itu membuatnya dijuluki Mozart baru. Alma tinggal di Surrey bersama orangtuanya, Guy dan Janie. Ayahnya seorang ahli linguistik terpandang dan pemain flute, sementara ibunya seorang ilmuwan.

Harian Inggris The Observer (15/10) menulis, ayah Alma menuturkan anaknya itu mulai main piano pada umur dua tahun. Alma diberi biola pertama saat ulang tahun ketiganya dan bermain sonata Handel dalam tahun itu juga.

Ia menulis sebuah opera pendek berjudul The Sweeper of Dreams pada usia lima tahun dan dimainkan dalam kontes yang diselenggarakan oleh English National Opera untuk musisi klasik yang masih kecil dan berbakat.

Permainannya yang ditampilkan di YouTube Channel, yang telah ditonton lebih dari 50.000 orang, menampilkan klip dia memainkan komposisinya sendiri dan bekerja dengan komposer terkenal.

Penampilannya itu segera menarik perhatian komedian dan penulis Inggris, Stephen Fry, yang kemudian berkicau di akun Twitter-nya akhir pekan lalu.

Alma mengatakan kepada harian Independent, dia ingin orang mengetahui bagaimana dia bermain musik seperti “menciptakan lagu seperti Mozart, bermain biola seperti Perlman, dan bermain piano seperti Barenboim.”

Guy Deutscher (43) dan istrinya Janie (39) pindah bersama Alma dan anak mereka yang lebih muda, Helen dari Oxford, agar lebih dekat dengan Yehudi Menuhin School di Cobham, Surrey, Inggris, tempat Alma belajar musik. Ia belajar piano dan biola di sana. Namun, sekarang dia lebih banyak belajar di rumah.

Alma bermain di taman dan belajar balet bersama teman-temannya. Dalam sehari dia belajar musik lima jam. Apakah ia tidak bosan? “Tidak,’ jawabnya tegas. (willy hangguman)

CATEGORIES
TAGS