P3DN Adalah Konsep Kemandirian

Loading

Oleh: Fauzi Azis

Fauzi Azis

Fauzi Azis

PENINGKATAN penggunaan produk dalam negeri adalah sebuah konsepsi budaya, ekonomi dan politik agar negeri ini memiliki ketahanan dan sekaligus daya tahan secara budaya, ekonomi dan politik menuju cita-cita bangsa sebagai negara yang berdaulat.

Berdasarkan penalaran dengan semangat konsepsi yang seperti itu, maka kebijakan dan strategi yang dikembangkan adalah mengarah kepada terciptanya kemandirian sebagai bangsa dan negara yang berdaulat. Mandiri secara politik, mandiri secara ekonomi dan mandiri secara budaya.

Inilah sebuah hakekat hidup berbangsa dan bernegara agar bangsa ini bisa berdiri sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia sebagaimana cita-cita proklamasi. Dengan demikian kalau konsepsi ini bisa diterima, maka sebagai konsekwensi logisnya kita sebagai bangsa harus mampu berkarya dan berprestasi secara menakjubkan yang mempunyai nilai tinggi atas nama kemartabatan dan peradaban.

Just do it, kita harus bisa mewujudkan konsepsi itu dalam tataran pola pikir dan pola tindak yang sangat membumi. Kemandirian itu sendiri tidak akan datang dengan sendirinya. Dia akan menjadi sebuah realita manakala terjadi proses transformasi yang inten yang digerakkan oleh sistem budaya, sistem politik dan sistem ekonomi sebagai main enginenya.

Sistem budaya, sistem politik dan sistem ekonomi yang mampu melahirkan ciri khas tersendiri sebagai stereotype ala Indonesia dalam mensejahterakan dan memakmuran seluruh warga negaranya, tanpa harus menolak mentah-mentah sistem yang ada di luar kita. Kalau di luar ada sistem yang baik dan cocok dengan kebutuhan kita, kenapa mesti kita tolak.

Proses pemebelajaran bisa kita lakukan kapan saja dan dengan siapapun. Tuntutlah ilmu walau sampai ke negeri China. Syarat untuk menjadi bangsa yang kuat dan mandiri adalah mau belajar dan belajar, berkaya dan berprestasi.

Manakala kita sudah yakin dan on position untuk takeoff, maka kita semua sebagai warga bangsa harus menyepakiti dan mengakui (me recognise) apa yang harus kita kerjakan bersama-sama dengan sebuah kepemimpinan nasional dan daerah yang kuat, solid dan kredibel. P3DN kalau kita gali secara mendalam makna dan hakekatnya seperti telah dijelaskan di depan, maka P3DN sejatinya adalah nilai luhur yang menjadi cita-cita bangsa sejak kita merdeka tahun 1945.

Berdikari adalah mengandung nilai P3DN. Swa sembada juga demikian. Mengurangi ketergantungan adalah sasaran pembangunan yang pantas kita raih dan sebagainya. Produk dalam konteks P3DN jangan difahami sempit, hanya sekedar kita catat sebagai sepatu, garment dan lain-lain.

Istilah produk dalam P3DN harus dimaknai luas dan dalam jika output akhirnya adalah kemandirian. Dengan demikian, produk harus kita baca sebagai sebuah prestasi besar di bidang budaya, politik dan ekonomi dari buah karya spektakuler para tunas-tunas bangsa di negeri ini.

Jadi, berbicara P3DN tidak cukup hanya berbicara di ujungnya saja, seperti manager marketing yang menawarkan produk yang akan dipasarkan. P3DN bukan soal strategi perdagangan dan bukan pula hanya sealed strategi industri.

P3DN adalah sebuah proses transformasi budaya, politik dan ekonomi yang berdurasi panjang untuk membangun kemandirian bangsa melalui tahapan proses yang diujungnya bisa menghasilkan berbagai karya besar yang bermanfaat bagi kita semua dan bahkan bangsa lain di dunia, bisa berupa produk dan jasa. Inilah hakekat P3DN.***

CATEGORIES
TAGS

COMMENTS