Masalah Perbatasan Tidak Pernah Tuntas
![]()

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Oesman Sapta Odang menyebut masalah kesenjangan ekonomi di daerah perbatasan adalah masalah yang sudah lama terjadi. Sehingga tidak elok jika menyalahkan kesenjangan di daerah perbatasan ini kepada pemerintahan Joko Widodo.
“Tertinggal itu bukan hanya sekarang. Kalau urusan ekonomi dicampurkan ke politik ya nggak jalan,” ujarnya menanggapi pertanyaaan wartawan seputar 100 hari kerja Jokowi untuk daerah perbatasan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (2/2/2015).
Menurut politisi yang kerap disapa OSO itu, tidak ada target yang mewajibkan untuk diselesaikan Jokowi dalam 100 hari. Target Presiden Jokowi, lanjut dia, adalah 5 tahun kerja.
“Saya ikuti perjalanan Soeharto, Habibie, Gusdur, Mega, SBY dan sekarang Jokowi dalam menangani perbatasan. Jokowi ini ibarat bulu aja belum tumbuh. Jangankan 100 hari, yang 10 tahun aja belum selesai,” jelasnya.
Sebagai langkah konkret menangani kesenjangan di wilayah perbatasan, OSO telah mengajak semua pimpinan DPR ke daerah perbatasan. Dalam kunjungan ke perbatasan itu, semua elemen diminta untuk memikirkan penyelesaian masalam masing-masing.
“Lima orang pimpinan DPR sudah hadir semua dalam kunjungan ke perbatasan. Di sana kita duduk bersama untuk memikirkan penyelesaian permasalahan perbatasan,” pungkasnya. (nisa)
