IHSG Diharapkan Rebound

Loading

index

JAKARTA, (tubasmedia.com) – Head of Research NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada memaparkan, laju IHSG tampaknya belum beranjak dari zona merah seiring masih berlanjutnya aksi jual yang menekan pergerakan IHSG. Berbalik melemahnya laju bursa saham AS berimbas negatif pada laju bursa saham Asia, termasuk IHSG yang tidak mampu melepaskan diri dari tekanan jual.
Sebelumnya disampaikan bahwa aksi panic selling membawa IHSG terjerembab ke zona merah dan mengembalikan posisinya ke periode Januari 2015. Di sisi lain, pelemahan yang terjadi telah menutup lunas utang gap 5342-5372. “Dengan demikian, jika kondisi ini dibarengi dengan membaiknya laju bursa saham global dan berkurangnya aksi jual maka posisi IHSG pun memberikan peluang yang bagus untuk rebound,” kata Reza, Rabu (29/4/15).
Namun demikian, tetap cermati masih adanya potensi pelemahan. Di sisi lain, meski laju Rupiah masih di zona merah, negatifnya laju bursa saham Asia, dan posisi asing yang masih jualan namun, dapat diimbanginya dengan mulai adanya aksi beli sehingga membuat IHSG mampu berbalik naik di akhir sesi meski belum sampai ke teritori positif. Investor asing kembali catatkan nett sell (dari net sell Rp 2,24 trilun menjadi net sell Rp 1,82 trilun).
Pada perdagangan Rabu (29/4/15) IHSG diperkirakan akan berada pada rentang support 5150-5172 dan resisten 5252-5264. Laju IHSG gagal mendekati area target resisten (5251-5284) dan juga sempat jauh di bawah area target support (5217-5220) namun, mampu berakhir di atas target tersebut. Laju IHSG terlihat mencoba berbalik naik seiring dengan mulai adanya aksi beli meskipun belum terlalu besar.
“Meski aksi beli mulai terlihat namun, posisinya belum cukup kuat sehingga IHSG pun masih menyimpan potensi pelemahan,” imbuh Reza.
Apalagi ternyata IHSG masih menyimpan utang gap di 5069-5076 dan 5113-5125 dan imbas dari pelemahan Rupiah jelang pertemuan The Fed. Meski diharapka untuk rebound namun demikian, tetap cermati rilis sentimen-sentimen.
Pertimbangan saham-saham antara lain :
UNVR 41200-45000|Hammer sentuh upper Bollinger band (UBB ). Target resisten 42650 terlampaui diikuti peningkatan william’s %R|Trd buy slm bertahan di atas 44400
BJBR 850-925|Long legged doji bertahan di atas LBB. RSI berbalik naik diikuti kenaikan MFI|Trd buy slm bertahan di atas 865
BMTR 1530-1700|Bullish engulfing sentuh middle Bollinger band (MBB ). Stochastic bergerak naik diiringi peningkatan parabolic SAR|Trd buy slm bertahan di atas 1630
BBTN 1075-1190|Bullish harami di area LBB. Mass index mencoba berbalik naik diikuti peningkatan %relative performance|Accumulated buy slm bertahan di atas 1100
AALI 19500-20500|Meeting lines di area LBB. William’s %R berbalik naik diiringi peningkatan RSI|Accumulated buy slm bertahan di atas 20250
ELSA 550-610|Separating lines dekati MBB. RSI berbalik naik diikuti peningkatan mass index|Trd buy slm bertahan di atas 575. (angga)
CATEGORIES
TAGS