Gotong Royong Warga Perbaiki Saluran Air Bersih
![]()
Laporan: Redaksi

ilustrasi
GARUT, (tubasmedia.com) – Bencana longsor yang memutuskan dua saluran irigasi di kampung Sirnarasa, Desa Babakanloa, Kecamatan Pangatikan, sudah kembali normal. Terputusnya pasokan air bagi 850 KK itu akibat tanah longsor di blok Sayang yang terjadi Kamis (24/4). pekan lalu, telah berhasil diperbaiki oleh warga masyarakat setempat secara bergotong royong.
Camat Pangatikan Asep Saefurrohman saat mendampingi Wakil Bupati Helmi Budiman melakukan peninjauan lokasi menjelaskan hujan deras yang mengguyur terus menerus sejak dua hari menyebabkan dua lokasi berbeda terkena dampak. Selain memutuskan saluran irigasi akibat longsor, juga menyebabkan 9 rumah warga yang rusaknya akiba diterjang air bah.
Walau belum sepenuhnya, kata Asep, bantuan yang diterima sudah membuat saluran pasokan air bersih telah kembali normal. Sejak kejadian warga kekurangan air bersih karena memang sumbernya terputus akibat longsor. Warga secara bersama-sama melakukan pipanisasi. Di Kampung Sirnarasa baru melakukan perbaikan seadanya diantaranya meninggikan tanggul buatan dari tumpukan karung sebagai antisipasi datangnya air bah kembali.
Eli Hermawati, seorang warga Kampung Sirnarasa yang rumahnya ikut diterjang air bah mengatakan air datang secara secara tiba-tiba sekitar pukul 17.30menerjang rumah 8 KK lainnya.
Wakil Bupati Garut Helmi Budiman berjanji akan melakukan langkah terkait upaya perbaikan akibat kejadian air bah tersebut. Untuk meringankan beban, Pemkab Garut melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi memberikan bantuan berupa, beras, mie instan, Sarden, Kecap Saus serta makanan cepat saji lainnya, juga selimut, matras gulung dan seragam sekolah anak- anak. (deni)
