Bahan Bakar Minyak

Loading

Oleh: Edi Siswojo

Ilustrasi

Ilustrasi

BAHAN Bakar Minyak (BMM) bagi Indonesia sebagai sesuatu yang penting. Saking pentingnya BBM seperti oksigen yang kita hirup setiap saat. Nafas pendek atau panjang rakyat Indonesia dipengaruhi oleh subsidi pemerintah terhadap harga BBM yang ditetapkan setiap tahun dalam Anggaran Pendapat dan Belanja Negara (APBN).

Di kampung saya BBM–minyak tanah–sudah menjadi barang langka, sulit ditemukan di warung-warung. Itu gara-gara pemerintah mencari manfaat jangka panjang melalui kebijakan konversi minyak tanah bersubsidi ke gas. Rakyat diminta ramai-ramai mengganti kompor minyak dengan kompor gas elpiji.

Tetangga saya yang pegawai negeri sipil juga sudah jarang menggunakan mobil pribadinya. Dia beralih naik sepeda motor kalau pergi ke kantor karena ongkosnya lebih murah. Kini dia bingung dengan rencana pemerintah yang akan menaikkan harga BBM bersubsidi.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam sidang kabinet paripurna mengatakan harga bahan bakar minyak (BBM) harus naik agar Indonesia dapat bertahan dari dampak krisis dunia.

Sebagai kompensasi pemerintah akan mengatur pemberian bantuan langsung kepada rakyat miskin. Harga BBM bersubsidi direncanakan naik, konversi penggunaan BBM bersubsidi menuju bahan bakar gas (BBG) tetap dilakukan. Pembatasan BBM bersubsidi dijadwalkan mulai 1 April 2012.

Sambil menikmati secangkir kopi pagi tetangga saya itu membayangkan apa yang bakal terjadi dengan harga BBM yang baru. Semua kebutuhan sehari-hari harganya bakal menyesuaikan diri dengan harga BBM. Semuanya akan naik kecuali subsidi pemerintah kepada BBM yang dirasakan telah membebani APBN.

Tiba-tiba tetangga saya itu ingat UUD 1945 yang pernah dibacanya. Pasal dan ayatnya lupa, tapi masih ingat bunyi tulisannya yang mengamanatkan “…bumi, air dan kekayaan alam yang dikandung di dalamnya digunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat”. BBM itu merupakan kekayaan alam yang dikandung di dalam perut bumi Indonesia.

Bagaimana rakyat akan makmur kalau harga BBM terus naik ? Untuk meningkatkan kemakmuran–kesejahteraan–rakyat, negara wajib memberikan subsidi kepada rakyatnya. Diharapkan pemerintah dan DPR bisa mencari solusi lain selain mengurangi subsidi alam APBN dan menaikkan harga BBM. Semoga !***

CATEGORIES
TAGS

COMMENTS